Welcome to My World!

Welcome visitors! Please enjoy my site and I hope you can get many useful information. If you wish, you may contact me through Facebook, Twitter, or any other social media that I linked on the menu bar above. Thank you.

Die Poskarten

This is my another blog: Die Poskarten. This blog will show you all my postcards collection. If you want to swap a postcard, please don't hesitate to contact me from the menu bar above.

Bonjour à Tous !

"Bonjour à Tous !"is my Tumblr site. Please take a look on it and maybe you can find some funny contents that you will love. You can also follow me on Tumblr to get my updates on the site.

Please Do Not Copy

You are welcome to link to my site and use my resources in your classroom, but please respect my hardwork and do not copy my page or files and add them to your website. Thank you.

Russia Beyond the Headlines in Bahasa Indonesia

Russia Beyond the Headlines, your guide to Russia, a diverse and complex country cannot be understood in the context of stereotypes. Now available in Bahasa Indonesia!

26 Juni 2010

The Karate Kid: A Short Movie Review

DEPOK—Selasa (22/6) kemarin gw (akhirnya) nonton juga, setelah cukup lama ngga nonton. Ya, dan setelah liat-liat akhirnya gw bersama sepupu gw dan temannya memutuskan untuk nonton The Karate Kid (2010). Sebenernya film 'The Karate Kid' ini udah nongol cukup lama, ya... sementara orang-orang pada nonton 'Toy Story 3', gw nonton 'The Karate Kid', haha, tapi beneran ngga nyesel deh! Jadi, The Karate Kid ini (kalo masih ada yang inget) bukan tentang 'Daniel-san' atau 'Mr. Miyagi' seperti versi 'The Karate Kid' yang lama. Setting tempat juga bukan di Amerika, tapi di Cina. Selain itu, aktor yang bermain adalah Jackie Chan, dan di film itu para pemain memainkan Kung Fu, bukan 'karate'. Jadi, gw pun berpikir kenapa judulnya bukan 'The Kung Fu Kid'? Haha.

Anyway, pertama yang harus gw bilang adalah bahwa film ini LUAR BIASA! Emang sih, hampir keseluruhan adegan pertarungan Kung Fu sangat sadis, apalagi yang memainkan adalah 'the kids', ya, anak-anak. Jadi, tidak direkomendasikan untuk ditonton anak-anak di bawah umur. Tapi, secara keseluruhan, ini film yang sangat bagus. It’s got some amazing scenery of the mountains and the city, and some incredible fight scenes. Namun, di balik semua itu film ini punya cerita dan nilai-nilai moral yang bagus (terlepas dari adegan perkelahiannya). Intinya, film 'The Karate Kid' menceritakan tentang seorang anak laki-laki yang di-bully oleh teman-teman barunya. Dre (Jaden Smith), bocah umur 12 tahun asal Detroit yang pindah ke Cina karena ibunya dipindahkan ke sana dari perusahaan tempat dia bekerja, menjadi target sasaran bully. Dan, bukan sekedar bully biasa, tapi di-bully dengan Kung Fu (dan itu sakit). Lalu, film ini, seperti kebanyakan film-film lainnya, juga berisi sedikit kisah asmara anak-anak yang mau beranjak dewasa (well, we can say so). Di rumah baru Dre di Beijing, Dre menyukai seorang murid bernama Mei Ying. Mereka mengalami kesulitan menjalin persahabatan karena perbedaan budaya dan Ayah Ying tidak menyukai hubungan mereka. Juga, film ini mengisahkan tentang anak laki-laki yang bertemu guru (yang tidak terduga). Mr. Han (Jackie Chan), a humble maintenance guy, menjadi guru, teman, dan sekaligus figur seorang ayah bagi Dre.

Dre mengalami masa-masa sulit di lingkungan barunya. Keadaan semakin rumit saat pimpinan gang terkenal di sekolah Dre, Cheng, mengincarnya. Ancaman terus membayangi serta tidak ada tempat lain untuk berlindung, hingga akhirnya ia bertemu Mr. Han. Mr. Han membuat kesepakatan dengan guru Cheng jika mereka membiarkan Dre berlatih Kung Fu, Dre akan menghadapi mereka di turnamen Kung Fu. Mr. Han yang ternyata memiliki keahlian Kung Fu akhirnya mengajarkan Dre teknik-teknik Kung Fu kuno, tetapi efektif yang membuat Dre siap menghadapi kelompok Cheng di turnamen Kung Fu.

Oke, jadi dari film 'The Karate Kid', setidaknya ada tiga hal yang gw inget:
  1. A true friend is somebody who makes your life better.
    Sederhana, dan itu benar. Seorang teman/kawan/sahabat adalah orang yang akan membuat hidup lo lebih bermakna, lebih bewarna. Bukan orang yang memandang lo sebelah mata, suka men-judge macem-macem, mengkritik tanpa memberi solusi, bukan itu, tapi teman/kawan/sahabat adalah orang yang (sederhananya) membuat hidup kita lebih baik, dalam berbagai hal.
  2. Sometimes you have to earn your respect.
    Sering kali kita berusaha untuk membuktikan diri bahwa kita bisa, kita mampu—baik kepada diri kita sendiri maupun kepada orang lain. Hal ini kadang terjadi ketika kita diberikan suatu tantangan atau kadang jika kita merasa diremehkan; juga ketika beradaptasi dari perpindahan tempat tinggal atau tempat kerja. Terkadang ini semua berarti untuk menunjukkan siapa kita sebenarnya (kepada diri sendiri dan orang lain), tapi itulah tantangannya. Dari situ kita menjadi lebih dewasa, kita belajar banyak tentang diri kita sendiri dan juga orang lain. Orang-orang yang tumbuh dengan tantangan, tumbuh lebih baik, really.
  3. Life will knock you down. You can choose whether to get back up.
    Nah, ini favorit gw, ketika Mr. Han bilang kata-kata di atas kepada Dre. "Life will knock you down. You can choose whether to get back up." Hidup itu misteri, hidup itu tidak dapat diprediksi. Kita kadang menemukan kemunduran, kadang kita di bawah, kadang segala sesuatu tidak berjalan seperti yang kita rencanakan atau harapkan. Kata orang Prancis," C'est la vie !" inilah hidup. Jadi, saat kita menjalani hidup ini, dan di akhir hari ini, ngga penting apa yang terjadi pada kita, tapi bagaimana kita menanggapinya. Satu hal yang penting adalah, ketika kita terjatuh, knocked down, satu-satunya hal yang bisa kita lakukan dan harus dilakukan adalah kembali bangkit.This is how you build your resiliency for whatever life may throw your way. So, life will knock you down. It will. You can dwell on it or get back up stronger than before.
So, I liked this movie very much. It was already a classic story, but I was surprised how well this movie was done. From the actors, to the scenes, to the story lines – it’s solid, it's great, it's AWESOME! Jadi, bagi yang belum nonton, gw sangat merekomendasikan film ini, tapi jangan bawa anak kecil, haha, karena beberapa adegan emang lumayan sadis. Overall, buat gw, nilai 90 dari 100 untuk 'The Karate Kid'.

   Add Friend

The Satan Told Me

Recognize me? I am your dear, Abaleeso (Iblis). I've been living with you, Son of Adam. Eating, drinking, and sleeping with you. And you’re not aware of anything. Remember? Remember when I tricked you and you were kicked out of Paradise (Al-Jannah)? Since then Allah has been warning you. But you’re an idiot! You only listen to me. If you love Allah why do you disobey Him? If you hate me why do you listen to me? And after all that you still want to return to heaven? Yeah alright!

I have thousands of years of experience in fooling and seducing you, and laughing at you. And you have always proven to be an idiot. You are a piece of mud, and you will always be that way. I can shape you the way I want. Although I can’t do anything to you, the most I can do is whisper a couple of words to you and you’ll listen and quickly do as I say.

I know that if I tell you go and worship an idol you will refuse. You will pretend to be religious and honest to your God. But you are the biggest liar! Do you deny it? Deny that I made you worship all that is around you, including yourself, and your pride? I've made you worship money, sex, and appeamces. I've made you worship everything of no value. I drove you to worship cigarette. Fire (An-Naar), flame tar, sickness, disgust, a piece of me. I made you worship it just for my sake. It makes you confident. It fits your mood. There isn’t a verse in Quran that says that tobacco and smoking are forbidden.

You see! You are the one fooling yourself. Not me! I’m just encouraging your stupidity. I will burn you the same way you are burning your cigarette. I'll step on you. You want to go back to Paradise (Al-Jannah)? Over my dead body! I was damned and so you must follow! I'll chase you and I've got all the time, Son of Adam.

“Surely the Satan is your enemy, so treat him for an enemy. He only invites his hizb (followers) that they may become the dwellers of the blazing fire.”
(QS Faathir [35]: 6)

(Sumber: http://www.youtube.com/watch?v=oMZo5Wp3WBE&feature=related)

Mengenal “Public Enemy”

Ya, public enemy atau bisa juga disebut sebagai musuh publik, musuh masyarakat, atau musuh kelompok. Ini adalah suatu istilah yang tentunya cukup sering kita dengar. Ya, mungkin ada sebagian dari kita yang sempat bertemu atau bahkan berinteraksi dengan si public enemy ini, atau mungkin bisa jadi sebagian dari kita pernah menjadi public enemy, atau jangan-jangan saat ini sedang berperan sebagai public enemy? Haha, ya, memang, siapa pun berpotensi untuk berperan sebagai public enemy. Namun, sebelum kita bahas lebih dalam mengenai sosok public enemy ini, sebaiknya kita harus lebih dulu paham, apa sih yang disebut sebagai public enemy?

Nah, ya, jadi seperti namanya, public enemy, suatu julukan yang agak ngga enak didengar tentunya, khususnya karena ada kata “enemy” di dalamnya, yang berarti musuh. Oke, saya punya keyakinan bahwa ngga ada seorang pun di dunia ini yang sebenarnya mau jadi musuh bagi teman-temannya, ya kan? Nah, public enemy ini sering kita jumpai dalam interaksi kita dengan teman-teman kita. Jadi, dalam hal ini public enemy bisa jadi orang-orang yang sudah kita kenal dekat walaupun bukan tidak mungkin orang yang menjadi public enemy tersebut orang yang belum kita kenal. Oke, lalu sebenarnya orang seperti apa yang dikategorikan sebagai public enemy? Nah, sebenarnya ada banyak ciri, tapi pada intinya, public enemy adalah orang-orang yang bisa secara sengaja atau pun tidak sengaja melakukan hal-hal yang tidak disukai oleh suatu kelompok tertentu. Ingat, kata kuncinya adalah: kelompok tertentu. Artinya, seorang public enemy hanya menjadi “musuh” dalam satu atau beberapa kelompok tertentu, tidak di seluruh lingkungan masyarakatnya.

Oke, supaya lebih mudah, mari kita lihat beberapa tipe atau contoh public enemy yang lazim kita temui di kehidupan sehari-hari kita. Di sini saya hanya mencantumkan tiga tipe saja yang cukup umum ditemui. Sebenarnya ada banyak, tapi cukup tiga saja. Oh ya, sebelum terlampau jauh, it’s just for fun, so don’t take it too serius.


Tipe 1: Siswa/mahasiswa yang (terlalu) aktif bertanya
Tentunya menjadi siswa/mahasiswa yang aktif bertanya di kelas sangatlah baik. Tidak ada peraturan yang melarang siswa/mahasiswa bertanya. Namun, siswa/mahasiswa yang sangat atau bahkan hiperaktif bertanya benar-benar bisa menjadi public enemy di kelas, khususnya menanyakan berbagai hal kepada kelompok presentasi yang maju di depan kelas terlalu sering dan terlalu sulit, dalam arti sebenarnya dia tahu jawabannya, hanya saja dia ingin tahu sejauh mana kelompok tersebut menguasai materi.
Ciri-ciri:
  1. Jika dia selalu duduk di baris depan, biasanya dia selalu antusias mendengarkan setiap detil perkataan kelompok yang presentasi, dan selalu jadi yang pertama untuk mengajukan pertanyaan.
  2. Jika dia selalu duduk di baris belakang, biasanya dia berpura-pura tidak mendengarkan, dan selalu bertanya setelah 2 – 3 orang bertanya, karena dianggap pertanyaan yang akan diajukan adalah pertanyaan pamungkas.
  3. Pertanyaan yang diajukan cukup panjang dan rumit. Biasanya diawali dengan pernyataan introduksi, latar belakang masalah, pertanyaan, dan pernyataan penegasan.
  4. Pertanyaan yang diajukan biasanya diselipkan bahasa-bahasa yang tidak lazim, atau istilah-istilah bahasa Indonesia atau bahasa asing yang tidak semua orang tahu.
  5. Tidak pernah puas dengan jawaban yang diberikan, dan ini membuat si penanya kembali dan kembali bertanya.
  6. Selalu bertanya di setiap ada kesempatan (dan tidak pernah bosan bertanya).

Tipe 2: Penagih uang (baca: bendahara)
Ya, beralih ke tipe berikutnya. Ini adalah tipe siswa/mahasiswa yang sebenarnya keberadaannya sangat penting, tapi kehadirannya dalam saat-saat tertentu sering kali tidak diharapkan. Ya, dialah sang bendahara. Tipe ini menjadi public enemy karena salah satu kegemarannya menguras kocek teman-temannya. Tenang, bendahara tidak merampok (malak) Anda untuk masuk kantong pribadinya, tidak. Justru, sebenarnya bendahara sangat berperan penting dalam jalannya suatu program/kegiatan/acara/kepanitiaan, karena kalau tidak ada uang, tentu tidak berjalan kegiatan tersebut. Dalam hal ini, prinsip “there is a will; there is a way” tidak berlaku bagi bendahara, karena yang benar adalah: “there is money; 100% there is a way
Ciri-ciri:
  1. Biasanya wanita.
  2. Tipe wajahnya ada dua kemungkinan. Yang pertama senang tersenyum, tapi senyum yang penuh makna, yang artinya: “Hei kawan, saya datang. Tentu kalian tahu apa yang harus kalian lakukan kalau saya mendekat bukan?” Ya, segera keluarkan kocek Anda. Yang kedua tidak pernah senyum (galak), mungkin ini yang agak mengesalkan, karena udah ditagih duit, muka juga ngga ada bagus-bagusnya, haha.
  3. Orang-orang selalu berharap tidak bertemu dengannya di berbagai kesempatan.
  4. Sangat senang dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan denda.
  5. Kata “duit”, “kas”, atau “denda” adalah kata yang tingkat frekuensi pengucapannya paling sering diulang dalam sehari.
  6. Orang-orang akan berusaha mengalihkan perhatian dan pembicaraan ke topik lain jika memang sial bertemu tipe bendahara ini di tengah jalan atau di suatu tempat.

Tipe 3: Siswa/mahasiswa keep-trying-to-be-so-funny
Oke, tipe ketiga adalah siswa/mahasiswa yang keep-trying-to-be-so-funny , tapi sayangnya not funny. Nah, ini biasanya dikenal dengan sebutan “garing” atau beberapa menyebutkannya dengan lebih kreatif: crunchy. Ya, tentu tidak ada yang salah dengan usaha untuk menjadi lucu dengan harapan orang tertawa terbahak-bahak. Tapi, kalau terlalu sering ngga lucu, akibatnya (biasanya) yang terjadi si orang yang berusaha melucu akan terus dan terus melucu sampai lama-lama terkesan “caper” atau “cari perhatian”, dan itu jadi ngeselin. Akhirnya, dia pun berubah menjadi sosok public enemy di antara orang-orang di sekelilingnya. Bahkan tidak jarang tipe ini justru yang “dicengin”, tapi dia ngga sadar kalau sebenarnya dia “dicengin”, haha.
Ciri-ciri:
  1. Selalu berusaha melibatkan diri dalam setiap percakapan (walaupun sebenarnya dia tidak paham mengenai apa yang sedang dibicarakan).
  2. Secara tiba-tiba menyelak pembicaraan dan biasanya menyelipkan humor-humor jayus, bikin “pelesetan” dari salah satu kata, dan itu semua hanya bisa membuat orang yang mendengarnya nyengir dan mengangkat alis.
  3. Sering menggoda (baca: ngisengin) teman-temannya dengan hal-hal yang (lagi-lagi) hanya bisa membuat orang yang bersangkutan nyengir dan mengangkat alis.
  4. Orang-orang sangat sering merasa emosional bila berhadapan dengan dia (saking ngga lucunya).
  5. Hampir selalu ceria kapan pun dan di mana pun. Mungkin ini salah satu sisi positifnya.
  6. Sebagian besar kelakuannya dirasa (dan dinilai) aneh oleh orang-orang yang sering mendengarkan lelucon garingnya.
Ya, jadi, itulah ketiga contoh public enemy yang mungkin sering kita jumpai. Ingat, siapa pun berpotensi untuk menjadi public enemy. Bahkan saya sendiri, haha, untungnya masih sebagai Kepala Biro Danus, bukan bendahara umum (sori tep! Haha). Ya apa pun, memang terkadang menjadi public enemy bukanlah suatu hal yang mudah untuk disadari, tapi yakinlah bahwa hidup kita tidak akan bewarna tanpa mereka! Haha, and I’m serious.  

Nb. Catatan ini terinspirasi dari Wulan Apriliani yang berbagi cerita mengenai public enemy dan juga kisah nyata pengamatan saya terhadap beberapa orang teman.

A Hero Lies in You

This is one of my favorite songs. "Hero" by Mariah Carey really inspires me. Well, you know, every time I hear this song, I feel like my sipirit comes, it's like, "Yes, I can do all these things, I can solve all these problems." Maybe many people think that I've got a very perfect life. No, I don't. It's not that easy to be "me". Sometimes I (do) feel just like I'm alone, no one hears me, I'm nobody. Well, I miss the time where I'm a somebody. But, oh come on, I don't want to complain anymore, well, at least I'll try to fix it. Don't complain, do something. It's said that, "You don't have to be afraid of what you are. There's an answer if you reach into your soul, and the sorrow that you know will melt away." Yes, it' true. I should have not been afraid of what I am. I am me, and I'll always do what I believe as a truth. Well, some says that the truth is relative, it depends on someone's thought about its definition. Maybe it is, but I believe that there's something worth fighting for, it's my belief about the truth. It's about a hero. Do you believe that everybody is a hero? I do believe. Every man is a hero for himself.

There's a hero if you look inside your heart. You don't have to be afraid of what you are. There's an answer if you reach into your soul, and the sorrow that you know will melt away.

And then a hero comes along with the strength to carry on, and you cast your fears aside, and you know you can survive. So when you feel like hope is gone, look inside you and be strong, and you'll finally see the truth that a hero lies in you.

It's a long road when you face the world alone. No one reaches out a hand for you to hold. You can find love if you search within yourself, and the emptiness you felt will disappear

And then a hero comes along with the strength to carry on, and you cast your fears aside, and you know you can survive. So when you feel like hope is gone, look inside you and be strong, and you'll finally see the truth that a hero lies in you.

Lord knows, dreams are hard to follow. But don't let anyone tear them away. Hold on there will be tomorrow, in time you'll find the way.

And then a hero comes along with the strength to carry on, and you cast your fears aside, and you know you can survive. So when you feel like hope is gone, look inside you and be strong, and you'll finally see the truth that a hero lies in you.


Hero, by Mariah Carey.

Thanks to Mariah Carey. You're really inspiring. And, wow, I speak English by the way! :-p

Girls, Let Me Tell You Some Things

Oh, hello! How are you girls? So, I’d like to give you some interesting facts, well, I found it in a website (I forgot the address). Since I thought it was very interesting, so I copied it and rewrote on Facebook. Well, believe it or not, but actually not all of these statements are true (for me), but okay, let’s say, it’s about 90% true. However, I think it depends on the boy’s personality, right? So, let’s check this out girls!

99 Facts about Boys

1. Boys don't actually look after good-looking girls. They prefer neat and presentable girls.

2. Boys love flirts.

3. A boy can like you for a minute, and then forget you afterwards.

4. When a boy says he doesn't understand you, it simply means you're not thinking the way he is.

5. "Are you doing something?" or "Have you eaten already?" are the first usual questions a boy asks on the phone just to get out from stammering.

6. Boys may be flirting around all day but before they go to sleep, they always think about the girl they truly care about.

7. When a boy really likes you, he'll disregard all your bad characteristics.

8. Boys go crazy over a girl's smile.

9. Boys will do anything just to get the girl's attention.

10. Boys hate it when you talk about your ex-boyfriend.

11. When boys want to meet your parents. Let them.

12. Boys want to tell you many things but they can't. And they sure have one habit to gain courage and spirit to tell you many things and it is drinking!

13. Boys cry!

14. Don't provoke the boy to heat up. Believe me, he will.

15. Boys can never dream and hope too much.

16. Boys usually try hard to get the girl who has dumped them, and this makes it harder for them to accept their defeat.

17. When you touch a boy's heart, there's no turning back.

18. Giving a boy a hanging message like "You know what? Uh... never mind!" would make him jump to a conclusion that is far from what you are thinking.

19. Boys go crazy when girls touch their hands.

20. Boys are good flatterers when courting but they usually stammer when they talk to a girl they really like.

21. When a boy makes a prolonged "Umm" or makes any excuses when you're asking him to do you a favor, he's actually saying that he doesn't like you and he can't lay down the card for you.

22. When a girl says "No", a boy hears it as "Try again tomorrow."

23. You have to tell a boy what you really want before he gets the message clearly.

24. Boys hate gays!

25. Boys love their moms.

26. A boy would sacrifice his money for lunch just to get you a couple of roses.

27. A boy often thinks about the girl who likes him. But this doesn't mean that the boy likes her.

28. You can never understand him unless you listen to him.

29. If a boy tells you he loves you once in a lifetime. He does.

30. Beware. Boys can make gossips scatter through half of the face of the earth faster than girls can.

31. Like Eve, girls are boys EUR™ weaknesses.

32. Boys are very open about themselves.

33. It's good to test a boy first before you believe him. But don't let him wait that long.

34. No boy is bad when he is courting.

35. Boys hate it when their clothes get dirty. Even a small dot.

36. Boys really admire girls that they like even if they're not that much pretty.

37. Your best friend, whom your boyfriend seeks help from about his problems with you may end up being admired by your boyfriend.

38. If a boy tells you about his problems, he just needs someone to listen to him. You don't need to give advice.

39. A usual act that proves that the boy likes you is when he teases you.

40. A boy finds ways to keep you off from linking with someone else.

41. Boys love girls with brains more than girls in miniskirts.

42. Boys try to find the stuffed toy a girl wants but would unluckily get the wrong one.

43. Boys virtually brag about anything.

44. Boys cannot keep secrets that girls tell them.

45. Boys think too much.

46. Boys' fantasies are unlimited.

47. Girls' height doesn't really matter to a boy, but her weight does!

48. Boys tend to get serious with their relationship and become too possessive. So watch out girls!

49. When a girl makes the boy suffer during courtship, it would be hard for him to let go of that girl.

50. It's not easy for a boy to let go of his girlfriend after they broke up especially when they've been together for 3 years or more.

51. You have to tell a boy what you really want before getting involved with that boy.

52. A boy has to experience rejection, because if he's too-good-never-been-busted, never been in love and hurt, he won't be matured and grow up.

53. When an unlikable circumstance comes, boys blame themselves a lot more than girls do. They could even hurt themselves physically.

54. Boys have strong passion to change but have weak will power.

55. Boys are tigers in their peer groups but become tamed pussycats with their girlfriends.

56. When a boy pretends to be calm, check if he's sweating. You'll probably see that he is nervous.

57. When a boy says he is going crazy about the girl. He really is.

58. When a boy asks you to leave him alone, he's just actually saying, "Please come and listen to me."

59. Boys don't really have final decisions.

60. When a boy loves you, bring out the best in him.

61. If a boy starts to talk seriously, listen to him.

62. If a boy has been kept shut or silent, say something.

63. Boys believe that there's no such thing as love at first sight, but court the girls anyway and then realize at the end that he is wrong.

64. Boys like femininity not feebleness.

65. Boys don't like girls who punch harder than they do.

66. A boy may instantly know if the girl likes him but can never be sure unless the girl tells him.

67. A boy would waste his time over video games and basketball, the way a girl would do over her romance novels and make-ups.

68. Boys love girls who can cook or bake.

69. Boys like girls who are like their moms. No kidding!

70. A boy has more problems than you can see with your naked eyes.

71. A boy's friend knows everything about him. Use this to your advantage.

72. Don't be a snob. Boys may easily give up on the first sign of rejection.

73. Don't be biased. Try loving a boy without prejudice and you'll be surprised.

74. Girls who bathe in their eau de perfumes do more repelling than attracting boys.

75. Boys are more talkative than girls are especially when the topic is about girls.

76. Boys don't comprehend the statement "Get lost" too well.

77. Boys really think that girls are strange and have unpredictable decisions but still love them more.

78. When a boy gives a crooked or pretentious grin at your jokes, he finds them offending and he just tried to be polite.

79. Boys don't care about how shiny their shoes are unlike girls.

80. Boys tend to generalize about girls but once they get to know them, they'll realize they're wrong.

81. Any boy can handle his problems all by his own. He's just too stubborn to deal with it.

82. Boys find it so objectionable when a girl swears.

83. Boys' weakest point is at the knee.

84. When a problem arises, a boy usually keeps himself cool but is already thinking of a way out.

85. When a boy is conscious of his looks, it shows he is not good at fixing things.

86. When a boy looks at you, either he's amazed of you or he's criticizing you.

87. When you catch him cheating on you and he asks for a second chance, give it to him. But when you catch him again and he asks for another chance, ignore him.

88. If a boy lets you go, he really loves you.

89. If you have a boyfriend, and your boy best friend always glances at you and it obviously shows that he is jealous whenever you're with your boyfriend, all I can say is your boy best friend loves you more than your boyfriend does.

90. Boys learn from experience not from the romance books that girls read and take as their basis of experience.

91. You can tell if a boy is really hurt or in pain when he cries in front of you!

92. If a boy suddenly asks you for a date, ask him first why.

93. When a boy says he can't sleep if he doesn't hear your voice even just for one night, hang up. He also tells that to another girl. He only flatters you and sometimes makes fun of you.

94. You can truly say that a boy has good intentions if you see him praying sometimes.

95. Boys seek for advice not from a boy but from a girl.

96. Girls are allowed to touch boys' things. Not their hair!

97. If a boy says you're beautiful, that boy likes you.

98. Boys hate girls who overreact.

99. Boys love you more than you love them if they are serious in your relationships.

Well, that’s all girls. The 99 facts about boys. Well, I don’t know if it could be said as facts or not, but just like what I’ve said at the top, some of the statements are true (for me). Anyway, what do you think? Maybe you think that boys are so hard to be understood, but then again, believe it or not, boys feel the same way too. Boys think that understanding girls is such a very hard thing. So, there’s really something between boys and girls. Many people said that it’s about how to understand each other. It’s about how to know other’s feeling. It’s about how to communicate well. It’s all about communication, the verbal and the nonverbal. The other? Well, feel free to give your comments! :-)

Don't Think, Just Write

Okay, so, I'm sitting in the front of my notebook and umm... trying to write something in English. Well, anything. But you know, I just can't find any idea. Do you have any idea? Well, so I just write what does my heart say, haha. Maybe it's not the good one, but I just try to make some writings in English, because honestly, I'm not good in English writing. What about speaking? Hmm... well, I can't even say that it's good, but I think I have a courage in engaging foreigners whom I met to talk (of course in English).

Anyway, I think I find something to say. Hmm... you know, I'm thinking that people have changed so far. Well, the word "people" refers to my friends. I mean, people change, when they grow up, their habits, their attitudes, their mind about something, well, everything's changed. And, so do I. I've changed. There are so many things in my life. My school life was really different than my campus life. Well, I thought it would be just the same. But it is not. Things become more complicated. Everything. You know, life, study, friends, relatives, even love. But this change, this difference between our past and our current life, really make up our mind. This change really changes all of us. Really. The problem is whether the change is positive or negative. I won't say that I'm the best one in observing my friends who change so far. No, but of course we can look to ourselves what change has we made? Is it something positive or negative? Only us who can answer the question. Hmm... you know what? Actually I'm not sure about the direction of my writing, haha. Okay, let's change another topic.

Hmm... okay, talking about love, well it's something interesting, but I have never wrote anything about love before, haha. Well, if you ask the reason why, I will answer that I can't express what I'm thinking or what I'm feeling about love in writing. It's something complicated, and you know that. Well, some people are really good in making some love poems, in making some love quotations, but not for me. Haha, you know, it's something hard for me. Yes, love always makes me can't think clearly. I prefer to face some difficult problems to face a single love problem. Well, in case I'm a boy (of course), love it's something about girl. Exactly. So, that's the basic. Girl. Then, if we talk about girl, we talk about how they act, how they express theirselves, how they use their heart (almost in every situation), and many more. To be honest, I've interacted with girls since I was a very little boy. Well, logically, I should have became someone who really understand about girls. In fact, no. Really. It's something difficult. But then again, I think that not all people, especially boys, feel just like the way I feel. Some boys, you know, become so easy in getting a/some girl(s). Well, I thought that it was a gift that God's given to him/them, haha. While, some boys, well, someone like me, haha, really not good in facing the "girls problems". Some friends of mine keep reminding me like: "Go get your girl!", and I said, "Well, I'd like to, but which one?", then he/she said: "Gosh, in this big big world, there must be someone who you like, well, get someone!", and then again I reply: "Haha, yeah, you're 100% right, but I just can't find the one." She/he said again: "You can't find it for sure if you don't try to find it by yourself." And yes, they're right. Some people said that let the love finds you. Umm... well, it's not 100% wrong, but we can't say that it's 100% true. You know why? Because you are the one who must catch your own dreams, in this case, love. You must find it yourself, not just waiting. You know, just like money, haha, you won't get rich if you don't try to be rich (work hard), right? So, the same situation happen in "love things". Find it, or you'll get nothing, really.

Well, it seems like I am the wise one, haha. No, I am not. It just about what I feel, what I think in my mind. Well, this is my second note in English. I'm not going to tag anyone, but feel free to give your comments (if you read it and you'd like to say something). And umm... it's 5:51 AM here, and it feels like I've got a stomach ache, so, I'm going to the toilet, and that's all!

Masa Sekolah Gue Itu ... (Mengingat)

Kelas I SD (1996 – 1997)
Gue di kelas I SD adalah seorang bocah yang sangat kagum dengan SD gue yang pada saat itu gue anggap sangat besar luar biasa (padahal sih biasa aja). Gue adalah seorang bocah lugu yang sangat jarang jajan di kantin, uang jajan gw berkisar Rp500 – Rp1.000, ya, kalaupun ke kantin, paling beli permen yang Rp100/butir. Gue adalah seorang bocah yang ngga tahu berapa kembalian uang untuk 5 butir permen kalau gue bayar pake uang Rp20.000, dan gue melakukan itu (parahnya duitnya malah diembat sama yang jualan, otomatis yang jualan jadi buronan bokap-nyokap gw). Gue adalah seorang bocah yang berhasil mendapatkan peringkat I berturut-turut selama 3 cawu (caturwulan) dan seorang penggemar Ranger Biru (Power Rangers), yang punya zord triceratops. Itu keren!

Kelas II SD (1997 – 1998)
Gue di kelas II SD adalah seorang bocah yang mau banget jadi anak yang keren, sehingga gue tafsirkan (pada saat itu) bahwa lempar-lemparan batu (semacam lemper jumrah) adalah sesuatu yang keren. Dan, gue pada saat itu secara sukses melempar batu yang gue tujukan ke temen gue, tapi temen gue itu menghindar dan kena seorang murid kelas III, dan cewek. Permasalahannya ada 4. Pertama, tentu, itu kriminal. Kedua, dia cewek. Ketiga, dia anak guru olahraga gue. Keempat, gue lagi berada dalam ujian EHB (Evaluasi Hasil Belajar) Matematika, dan terancam ngga boleh ikut ujian. Hasilnya? Alhamdulillah dimaafkan.

Kelas III SD (1999 – 1999)
Gue di kelas III SD adalah seorang bocah yang untuk pertama kali mendapat nilai “3” untuk matematika dan itu bikin gue shock. Gue juga seorang yang sangat kagum dengan temen baru gue yang merupakan anak pindahan yang tadinya tinggal di Swiss (dia orang Indonesia, tapi sejak kecil di Swiss kalo ngga salah). Di kelas III SD gue mulai sok jagoan kalo gue bisa taekwondo, haha. Subhanallah! Jadi di kelas ada ya… biasalah semacam geng-geng anak tengil, dan gue biasanya suka nendang kalo mereka macem-macem, ckck.

Kelas IV SD (1999 – 2000)
Gue di kelas IV SD adalah seorang bocah yang ingin jadi “sesuatu” di sekolah itu. Ya, gue pun jadi “Dokter Kecil”. Haha, sangat menyenangkan bisa keluar kelas sejenak untuk nganterin temen-temen yang sakit (atau pura-pura sakit), bahkan kalaupun mereka hanya minta ditemenin ke toilet. Dan pastinya, jadi sedikit lebih dikenal lah ya, dan ternyata itu menyenangkan. Di kelas IV SD, adek gue juga mulai masuk kelas I di SD yang sama. Dan guru gue saat itu selalu mengira bahwa adek gue adalah adeknya temen gue. That was weird.

Kelas V SD (2000 – 2001)
Gue di kelas V SD adalah seorang bocah yang untuk pertama kalinya kena jewer sama guru gue, kena cubit guru gue, kena sabetan rotan guru gue. Bukan karena gue bandel (pembelaan), ngga, tapi gue rasa emang hampir semua anak sekelas pasti merasakan “belaian” kasih sayang guru gue itu, haha. Gue di kelas V adalah seorang penggemar Digimon dan Pokemon. Gue hafal semua jenis Pokemon dan proses evolusinya, begitu juga dengan Digimon, gue hafal semua (bahkan gue catat!) Di kelas V juga gue suka nyanyi, dan secara mengejutkan, ternyata pada bilang suara gue bagus! Hahaha, dan gue suka banget sama Sherina pada saat itu. Gue di kelas V SD adalah gue yang udah mengenal hal-hal “dewasa” (don’t blame me, gu korban sebenernya, haha).

Kelas VI SD (2001 – 2002)
Jalan-jalan ke Istana Bogor (2002).
Gue di kelas VI SD adalah seorang bocah yang untuk pertama kalinya ngerasa bahwa pilihan guru Agama gue untuk “mengutus” gue ke lomba MTQ adalah salah, haha. Gue di kelas VI adalah gue yang pengen banget masuk SMPN 252 yang saat itu adalah salah satu sekolah terfavorit di Jakarta Timur (yang unggulan SMPN 109). Gue di kelas VI adalah seorang bocah yang baru sadar bahwa selama gue kelas I – VI SD, guru gue semuanya berawalan dengan huruf “S”: Bu Sri Kadarwarti, Bu Sri Sundari, Bu Sutrasmi, Pak Sanio, Pak Slamet, dan kembali ke Bu Sri Kadarwati. Gue di kelas VI adalah seorang bocah yang berharap bahwa gue bisa bertemu temen-temen baik gw di SMP nanti, yaitu Uga dan Januar (Awang), dan Alhamdulillah kita masuk di SMP yang sama. Gue di kelas VI SD adalah bocah yang berhasil membuat keajaiban dengan lulus General Test (angkatan pertama) dan diterima di SMPN 252 (sebelumnya kan pake sistem EBTANAS).

Kelas I SMP (2002 – 2003)
Gue di kelas I SMP adalah seorang bocah mulai merasa dipermainkan oleh senior pas MOS (Masa Orientasi Sekolah), dan sejak itu gue males banget sama segala hal yang berhubungan dengan senioritas. Gue di kelas I SMP untuk pertama kalinya ditunjuk jadi ketua kelas dan itu terus berlanjut sampe gue kelas III SMA (iya, SMA). Gue di kelas I SMP adalah seorang bocah yang punya impian untuk bisa masuk kelas unggulan II-1, dan gue ternyata bisa. Gue di kelas I SMP adalah seorang bocah yang mulai membiasakan diri untuk ter-organize, dan gue cinta Biologi, dan gue hafal sebagian besar nama-nama latin Kingdom Animalia dan Plantae. Gue di kelas I SMP adalah gue yang suka banget sama grup musik Bond, dan gue MAU belajar biola!

Kelas II SMP (2003 – 2004)
Gue di kelas I SMP adalah seorang bocah yang sialnya ditunjuk sebagai ketua kelas lagi, tapi kelas II adalah kelas yang luar biasa, kelas yang dipenuhi dengan anak-anak terbaik di SMP itu (angkatan gue tentunya), dan kadang gue ngerasa ngga setara dengan mereka. Gue di kelas II SMP adalah seorang bocah yang rajin ikut Kompetisi IPA dan Kompetisi Bahasa Inggris (walaupun ngga pernah menang). Gue di kelas II SMP seperti tertarik dengan seorang teman gue (cewek tentunya), tapi gue hanya sekedar suka. Gue di kelas II SMP adalah gue yang suka iri dengan temen gue, Uga, yang bisa jadi Ketua OSIS di SMP, dan dikenal banyak orang. Tapi, kabar baiknya, gue dikenal oleh semua guru, hehehe.

Kelas III SMP (2004 – 2005)
Di Bogor saat wisudaperpisahaan SMP (2005).
Gue di kelas III SMP adalah seorang bocah yang untuk pertama kalinya MENGUBAH gaya rambut gue selama hampir 14 tahun gue hidup. Hasilnya? Gue suka lah, TOP (foto ijazah SMP gue lebih bagus daripada yang SMA)! Hahaha, and I love gel! Gue di kelas III SMP adalah gue yang (kata orang-orang) mulai kurus, kaki mulai berbulu (tapi belum lebat), dan semakin cinta dengan pelajaran Biologi (khususnya materi ‘reproduksi’ – sangat menyenangkan!). Gue di kelas III adalah, oh ya, gue kembali mempertahankan “gelar” gue di kelas unggulan, dan gue masuk di kelas III-1 dengan temen-temen yang juga sama dari kelas II-1. Gue di kelas III SMP adalah bocah yang suka dengan “all about Japan”, gue suka Anime, gue hafal lirik lagu-lagu Jepang, gue belajar bahasa Jepang (sendiri). Gue di kelas III adalah gue yang masih suka memandangi temen gue itu… Gue di kelas III adalah gue yang berharap bahwa gue bisa diterima di SMAN 81 Jakarta (di saat temen-temen gue pada bilang bahwa sebaiknya gue milih SMAN 61). Gue di kelas III adalah gw yang untuk pertama kalinya mempertunjukkan biola gue, dan gue sadar bahwa mendapat perhatian orang itu sangat luar bisa, bisa mendapat tepuk tangan dari orang-orang itu luar biasa, dan gue merasa telah menyia-nyiakan waktu gue selama 3 tahun di SMP untuk hal-hal luar biasa. Gue di kelas III SMP adalah gue yang berhasil membuat keajaiban dengan diterima di SMAN 81, sesuai harapan gue.

Kelas X SMA (2005 – 2006)
Gue di kelas X SMA adalah seorang bocah yang dalam peralihan menuju remaja yang sangat sangat menyesal karena harus ketemu lagi sama MOS di kelas X SMA. Gue di kelas I SMA untuk pertama kalinya sejak gue diakikah, gue harus mengorbankan rambut gue, iya, gue dibotak! Gue di kelas X SMA adalah gue yang sangat bersyukur karena menjadi bagian dari kelas X-3, yang isinya anak-anak yang paling kompak yang pernah gue temui, dengan walikelas, Pak Mufid, yang ngga ada duanya. Gue di kelas X SMA adalah gue yang stress karena untuk pertama kalinya dalam hidup gue, gue mendapat nilai 1,5 untuk Matematika dan 2,3 untuk Fisika di ulangan perdana gue di SMA. Gue di kelas X SMA, adalah gue yang punya tekad bahwa gue NGGA boleh kayak di SMP, gue harus jadi “seseorang”, gue akan jadi Ketua OSIS. Gue di kelas X adalah gue yang selalu membawa biola setiap hari Selasa dan bermusik bersama teman-teman gue. Gue di kelas X SMA adalah gue yang untuk pertama kalinya tampil main biola di hadapan ratusan orang dalam Pentas Seni (Pensi) REVIVAL SMAN 81. Gue di kelas X SMA adalah gue yang pertama kalinya punya HP, Nokia 2300 (dan masih ada sampai sekarang).

Kelas XI SMA (2006 – 2007)
Orasi Calon Ketua Pengurus OSIS SMAN 81 (2006).
Gue di kelas XI SMA adalah gue yang memilih IPS, bukan karena gue suka banget dengan IPS (tapi emang di satu sisi gue ngga suka Fisika dan Kimia – dan itu masalah IPA), gue pilih IPS karena gue mau membuktikan bahwa anak IPS bisa berprestasi dan ngga seburuk yang orang-orang pikirkan. Gue di kelas XI SMA adalah gue yang mulai berpolitik, politik relasi, politik pencitraan, segala macam sebagai cara supaya gue bisa jadi ketua OSIS. Gue di kelas XI SMA adalah gue yang berhasil menaklukkan rasa gugup gue untuk bicara di tengah lapangan untuk orasi di hadapan sekitar 900 orang warga SMAN 81, dan bagian yang terpenting, saat itu Papa ada di sana melihat orasi gue (makasih Pa!). Gue di kelas XI SMA adalah gue yang untuk pertama kalinya mengungkapkan perasaan gue ke cewek yang sejak kelas II SMP gue suka, walaupun hasilnya ngga sesuai harapan, tapi lagi-lagi gue berhasil menaklukkan ketakutan diri gue. Gue di kelas XI SMA adalah gue yang (akhirnya) pertama kalinya pacaran, dengan adek kelas (hahaha). Gue di kelas XI SMA (dan sampai saat ini) adalah gue yang akan selalu sayang sama Papa, dan akan selalu kangen sama Papa, (semoga Papa selalu ditempatkan di sisi-Nya. Amin)

Kelas XII SMA (2007 – 2008)
SOS Unplugged 2007. Ajang kreasi anak IPS SMAN 81.
Gue di kelas III SMA adalah gue yang berpikir bahwa gue harus memberikan sesuatu untuk sekolah gue, dan ya, gue akan berikan yang terbaik di Lomba Cerdas Cermat Bahasa Prancis, dan tim gue (gue – Irvanu – Cute) alhamdulillah juara I, itulah hadiah gue untuk sekolah gue tercinta. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang semakin sibuk. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang berusaha mengisi masa-masa terakhir SMA gue dengan hal-hal indah. Gue di kelas XII SMA adalah gw yang (entah kesambet apa) ikutan lomba “Acting and Modelling Search 2008”. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang sempat bikin “kehebohan” dengan blog-blog gue. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang sangat bangga dengan gelar “IPS” yang gue sandang. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang untuk pertama kalinya bernyanyi di atas “panggung” (podium) SMAN 81. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang akan menutup masa SMA gue dengan gesekan biola terakhir yang gue mainkan pada saat Wisuda angkatan gue. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang akan berusaha mewujudkan mimpi Papa supaya gue bisa diterima di UI. Gue di kelas XII SMA adalah gue dengan tekad, APA PUN KATA LO, GUE MAU – YAKIN – PASTI MASUK UI! (dan Alhamdulillah gue berhasil!)

UI – Semester I (2008)
Gue di semester I adalah gue yang pertama kalinya punya rambut yang cukup “gondrong”, hahaha, penasaran aja punya rambut panjang. Gue di semester I adalah gue di saat-saat yang kelam buat gue. Gue melanjutkan kisah hidup gue yang kayaknya penuh dengan pro-kontra dan fenomenal. Gue membuat aksi yang "menyentil" temen-temen sejurusan (sekaligus seangkatan) gue sendiri. Oh, bukan cuma itu, gue juga tampaknya membuat berang senior-senior gue. Loh, gue kira anak UI "cerdas-cerdas", well, ternyata ngga semua. Senioritas berlaku. Gue merasa "terasing" karena sebuah opini yang gue buat, dan itulah yang gue sebut sebagai masa-masa kelam. Tapi gw buktikan bahwa gue akan “survive”, and I did! Ikut kepanitiaan GRAFITY 2008 dan Scroundbites 2008 mengubah hidup gue. Gue jadi cinta banget sama GRAFITY. Gue jadi kenal banyak anak BEM FISIP UI 2008. Gue tahu bahwa gue ngga salah dalam memilih pilihan gue. Walaupun mungkin ngga akan pernah gue lupa, tapi selalu ada himah di balik itu semua. Di sini, gue belajar bahwa hidup ngga selalu bisa berjalan dengan baik. Kehidupan SMA gue bisa gue katakan sempurna, tapi bisa jadi kehidupan kuliah berjalan sebaiknya. Dan itu berlaku di semester I gue di kampus. Gue belajar untuk mandiri dan ngga tergantung dengan orang lain. Gue belajar untuk tetap bisa kuat berdiri walau ada banyak orang yang mencibir (I knew that). Dan, itu adalah pelajaran hidup yang sangat luar biasa.

UI – Semester II (2009)
2009: Berkreasi dengan model-model baju, sedikit "wow".
Gue di semester II adalah gue yang ke kampus dengan pakaian-pakaian “bertema” dan “colorful” dengan berbagai propertinya setiap minggunya (tapi sekarang udah kembali ke jalan yang lurus kok). Gue di semester II adalah gue yang akan dan harus menjadi Project Officer GRAFITY 2009. Gue akan ikut BEM FISIP UI 2009, ngga peduli rumor-rumor yang berkembang tentang “status” gue saat itu. Dan gue buktikan bahwa gue bisa. Gue di semester II adalah gue yang kembali ke SMA gue. Gue berhasil "menembus" dinding birokrasi SMA gue yang terkenal susah ditembus untuk buat event dari pihak luar sekolah. Tapi gue bisa. Gue kembali ke sekolah untuk memberi semangat ke adek-adek kelas gue bahwa mereka juga bisa masuk ke PTN-PTN yang mereka impikan. Dari sejak saat itu gue membuat brand "dream" sebagai sebuah brand-nya GRAFITY. Gue menjadi tahu seluk-beluk dunia SNMPTN, SIMAK-UI, dan segala hal yang berhubungan dengan strategi untuk diterima di PTN. Kehidupan gue di semester II, dari yang cukup "fenomenal" di semester I, berangsur membaik. Tapi coba tebak apa yang gue lakukan? Iya, gue bikin "ulah" lagi dengan blog gue. Gue membuat tulisan di blog yang lagi-lagi "menyentil" temen-temen sejurusan (sekaligus seangkatan) gue sendiri, sekaligus para senior. Hello, status gue saat itu masih mahasiswa baru dan udah bikin ulah. But, that was fine for me. Gue tahu betul apa yang gue katakan.

UI – Semester III (2009)
Di SMAN 81, presentasi GRAFITY 2009.
Gue mendapat teman-teman baru angkatan 2009 yang tergabung di kepanitiaan GRAFITY 2009. Mereka adalah orang-orang yang luar biasa. GRAFITY 2009 ngga akan berjalan tanpa mereka semua. Gue di semester III adalah gue yang belajar menghargai orang lain, gue yang berusaha percaya pada orang lain, gue yang berusaha membuang rasa egois gue. Gue di semester III adalah gue yang kuliah-rapat-kuliah-rapat. Gue di semester III adalah gue yang pagi di Depok, siang bisa ada di tempat mana pun di Jakarta atau Bogor, sore kembali di Depok, dan malam baru kembali di Bekasi (rumah). Di GRAFITY gue belajar untuk memimpin; memimpin diri sendiri dan memimpin tim. Ada 100 orang lebih yang gue pimpin dalam tim GRAFITY 2009. Sungguh sebuah pengalaman yang luar biasa. Mungkin gue ngga berhasil membuat GRAFITY yang lebih baik dari tahun sebelumnya, tapi ada banyak hal yang ngga bisa kepanitiaan tahun lalu lakukan yang berhasil kami lakukan di tahun 2009, and it means a lot. Di sini gue belajar berbisnis, gue jadi belajar berpikir profit, hahaha. Dan ini sangat mempengaruhi otak gue selama dua tahun ke depan.

UI – Semester IV (2010)
Pada awalnya gue ingin merencanakan semester ini dengan pengalaman baru. Maksudnya, mencari pengalaman di luar BEM FISIP UI. Mungkin bisa di BEM UI atau ikut organisasi lain? Ah, tapi rupanya, ibarat kata: I must stick with you (BEM FISIP UI). Pada saat akhir kepengurusan BEM FISIP UI 2009, gue ngga bermaksud untuk lanjut "berkarir" di Biro Dana Usaha (Danus). Namun, ternyata, dari sepuluh orang anak Danus saat itu, ngga ada satu orang pun yang berniat ikut bidding kepala biro. Di sini, gue jadi galau. Antara mau ikut maju bidding atau bersikap: "ya udah lah, biar yang lain aja." Tapi gue terlalu sayang sama GRAFITY yang udah gue perjuangkan selama hampir delapan bulan itu. Gue terlalu ngga percaya untuk menyerahkan GRAFITY itu ke orang-orang yang bahkan ngga paham dengan kulturnya, sistemnya, dan segala hal yang gue yakin cuma gue yang paling bisa. Oke, ini super PD dan rada egois, tapi ini ada benarnya. Akhirnya dengan semangat juang, dan semangat membuat GRAFITY yang lebih baik, dan tentunya Danus yang lebih baik pastinya, gue  maju bidding seorang diri. Benar-benar seorang diri, tanpa ada pendamping (calon wakil maksudnya). Akhirnya, gue maju, dan diamanahkan jadi Kepala Biro Dana Usaha BEM FISIP UI 2010. Tagline gue waktu itu adalah: PROFIT (Proaktif - Benefit).  It's time to show to the world, who you really are. It's show time!

UI – Semester V (2010)
Super Team Biro Dana Usaha BEM FISIP UI 2010.
Ngga terasa gue ternyata udah semester V, tapi rasa-rasanya hari-hari selalu menyenangkan. Gue di semester V adalah gue yang punya jadwal super padat, padahal gue bukan Ketua BEM. Gue di semester V adalah gue yang sangat nyaman dengan BEM FISIP UI 2010, gue punya teman-teman hebat, dan gue punya "atasan-atasan" yang hebat dan mereka memang pantas untuk memimpin BEM saat itu. Gue di semester V adalah gue yang walau udah punya kerjaan ngurusin Danus, tapi masih aja ikut daftar open recruitment kepanitiaan OKK 2010. Hahaha, itu salah satu cita-cita gue sih sejak semester I untuk ikut panitia OKK. Tujuannya? Menjaring mahasiswa baru (maba); dideketin, tapi buat direkrut jadi panitia GRAFITY 2010 gue, hahaha! Itu namanya the power of networking. Gue di semester V adalah gue yang BANGGA dan SAYANG banget dengan tim Danus gue. Mereka adalah orang-orang terbaik di kampus yang pernah gue temui untuk mengurus soal danus. Seperti apakah Danus gue itu? Sedikit gambarannya bisa di lihat di sini. Gue di semester V adalah gue yang akhirnya sadar bahwa udah saatnya gue sedikit memikirkan diri gue; gue udah cukup banyak mikirin FISIP dan anak SMA, so, rasanya ini saatnya untuk sedikit memikirkan masa depan gue. Targetnya: akhir tahun 2010, harus punya pacar. And I found this girl, the girl whom made me so deep in love. Setelah empat tahun single (single itu pilihan, jomblo itu nasib), I have my girl.

UI – Semester VI (2011)
Bersama Comm Band dalam acara Sosiokustik (2001).
Semester VI, saatnya untuk "tobat" dari dunia per-BEM-an, saatnya fokus kuliah. Nyatanya? Gue di semester VI adalah gue yang untuk ketiga kalinya kembali terjun di BEM; gue menjadi pengurus inti, hari-hari terberat pun dimulai. Gue di semester VI adalah gue yang membuat sistem perhumasan baru di BEM FISIP UI, gue menjadi Kepala Kantor Komunikasi pertama (dan sekaligus terakhir karena BEM berikutnya ngga melanjutkan sistem ini). Gue di semester VI adalah gue yang akhirnya merasa bener-bener kuliah! Loh, emang selama ini? Ya... kuliah, cuma gue bisa bilang bahwa kuliah Komunikasi cukup memberikan banyak peluang untuk aktif di sana-sini. Kuliah gue di semester enam luar biasa gila. Pertama kalinya gue ambil 24 SKS, tugas praktek hampir tiap hari, ditambah tanggung jawab di BEM yang semakin menggila. Gue di semester VI adalah gue yang ngga akan pernah lupa bahwa julukan untuk semester ini adalah SEMESTER DEWA. Itu saking supernya semester ini. Gue di semester VI adalah gue yang mulai diundang jadi pembicara di banyak tempat, good start. Gue di semester VI adalah gue yang sadar bahwa kita ngga bisa bener-bener sempurna dalam dua hal sekaligus, jadi, lain kali, pilihlah salah satu dan jadilah maksimal di satu pilihan itu. Namun, gue di semester VI adalah gue yang ternyata di tengah kegilaan kuliah dan organisasi, IP gue justru naik di sini; naik banget. Alhamdulillah. Satu lagi, di semester ini gue sangat merindukan bermain musik. Jadi, tiap ada kesempatan, let's just do it!

UI – Semester VII (2011)
Singkatnya, gue di semester VII adalah gue yang:
  1. apa pun yang terjadi, apa pun rintangannya, gue harus lulus;
  2. apa pun yang terjadi, apa pun rintangannya, gue harus bisa cumlaude;
  3. apa pun yang terjadi, apa pun rintangannya, gue harus bisa menyelesaikan masa jabatan di BEM FISIP UI dengan baik;
  4. gue bikin "ulah" lagi dengan blog gue, lagi-lagi soal jurusan gue; gue emang ngga pernah jera.
Sidang TKA (2012).
Hasilnya? Gue lulus 3.5 tahun, gue cumlaude (alhamdulillah), gue berhasil menyelesaikan tiga tahun di BEM FISIP UI, gue kenal dengan banyak orang hebat selama gue kuliah, hubungan gue dan pacar gue sangat luar biasa dan udah menginjak umur setahun (ngga terasa ya...), gue punya banyak kenangan yang menyenangkan. Luar biasa. Ternyata, awalan yang cukup sulit (bagi gue) di awal-awal semester, bisa berakhir manis. Oh ya, satu hal lagi, sebelum gue lulus, gue akhirnya melihat "kekuatan nyata" dari tulisan. Ternyata, dengan menulis, kita benar-benar bisa mengubah dunia; minimal dunia kita sendiri, hehehe. Gue belajar banyak selama di kampus, bukan cuma soal akademik dan nonakademik, tapi jauh di luar itu, ada banyak (bisa gue katakan) pembelajaran hidup. Hal-hal yang bisa membuat kita berpikir lebih dewasa, bersikap lebih dewasa, dan pastinya membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bijak, lebih mandiri, dan lebih kuat.


--------
Ada banyak perubahan yang terjadi pada diri saya. Beberapa saya rasa cukup ekstrem, beberapa lainnya selalu membuat kesan dalam ingatan saya. Saya tidak pernah membayangkan saya akan menjadi saya yang sekarang, tapi saya tahu satu hal, saya tidak boleh berhenti bermimpi, bahkan sekalipun saya ingin bertemu seorang Britney Spears atau Beyoncé, well, who knows? Jangan pernah berhenti bermimpi.


"If you can dream it, you can do it. Always remember that this whole thing was started with a dream and a mouse." (Walt Disney)

Pengumuman Akademik 2010

Registrasi Administrasi

  1. Pembayaran SPP dan DKFM.
  2. Sistem Host-to-Host di lima Bank yang ditunjuk oleh Universitas Indonesia: ATM BNI, Permata, Niaga, Bukopin, dan teller BTN (Tanggal 27 Juli - 14 Agustus 2010).
  3. Batas akhir permohonan cuti akademik dengan membayar biaya 25% dari biaya semester berjalan (21 Juni - 16 Juli 2010).

Registrasi Administrasi

  1. Mengambil DNS di masing-masing Program/PPA bagi mahasiswa yang telah terauto debet/host-to-host (28 Juli - 14 Agustus 2010).
  2. Konsultasi akademik dan approval MK di SIAK-NG oleh penasihat akademik
    • Dalam program (10 - 23 Agustus 2010)
    • Lintas program studi/departemen/fakultas (15 - 22 Agustus 2010)
    • Masa batal dan tambah matakuliah di Siak Ng (18 - 23 Agustus 2010)
    • Pengambilan FRS oleh mahasiswa di amsing-masing program/PPA (25 Agustus 2010)

Perkuliahan dan Ujian

  1. Periode perkuliahan (30 Agustus - 30 Desember 2010)
  2. Ujian tengah Semester (18 - 23 Oktober 2010)
  3. Ujian Akhir Semester (13 - 24 Desember 2010)

Tambahan:

Bagi mahasiswa/mahasiswi yang ingin mendapatkan DNS kegiatan non-akademik, klik http://www.presma.ui.ac.id. Isi form-nya, lalu cetak dan bawa ke Mahalum beserta bukti-bukti kegiatannya dan setelah itu baru DNS-nya disetujui. DNS ini berguna kalau kita mau apply beasiswa dan magang, jadi kita tidak perlu lagi fotokopi sertifikat-serifikat kita, cukup dengan satu DNS saja.

OKK UI 2010: Siap Mengabdi! (Untuk EMPEROR)

Selamat datang teman-teman angkatan Emperor SMAN 81 Jakarta di kampus perjuangan, kampus rakyat, kampus kebanggaan kita, UNIVERSITAS INDONESIA. Percayalah bahwa kalian semua hebat, kalian semua LUAR BIASA, dan sekali lagi saya ucapkan SELAMAT untuk kalian semua.

Seperti yang sudah kalian ketahui ketika daftar ulang kemarin (16/6) dan hari ini (17/6), bahwa ada satu kegiatan yang wajib ikuti sebagai mahasiswa baru (maba) UI 2010, yaitu OKK (Orientasi Kehidupan Kampus) UI 2010. OKK UI ini jika kalian lihat di jadwal kegiatan maba sama dengan PSAU (Pengenalan Sistem Akademik Universitas). Jadi, ini merupakan rangkaian kegiatan penyembutan mahasiswa baru yang resmi, legal, dari universitas. Jadi, wajib untuk diikuti. Dan pastikan semua teman-teman angkatan Emperor yang diterima di UI mengikuti kegiatan OKK UI ini tanpa terkecuali, oke? Tolong diberitahukan ke teman-teman yang lain ya!

Berikut ini info mengenai OKK UI 2010. Sebenarnya sama dengan yang ada di flyers yang kalian punya. Pastikan flyer tersebut jangan sampai hilang ya!

Waktu Pelaksanaan


OKK UI Program Sarjana Reguler dan Kelas Internasional akan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2010.
OKK UI Program Sarjana Paralel dan Program Vokasi akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2010.

Peraturan OKK UI 2010

  1. Maba dilarang membawa kendaraan pribadi selama OKK berlangsung untuk mencegah kehilangan.
  2. Kendaraan pengantar tidak diperbolehkan untuk memasuki lingkungan kampus untuk menghindari kemacetan. Bagi pengantar yang membawa mobil, lokasi pengantar terdekat yang diperkenankan adalah di Bundaran Psikologi, pintu Pondok Cina, Halte Politeknik Negeri Jakarta (bagi yang melewati pintu Kukusan Teknik dan Kukusan Kelurahan).
  3. Selama OKK maba tidak diperkenankan untuk melepas nametag agar mudah dikenali.
  4. Maba dianggap sudah mengikuti OKK apabila sudah mengisi absen datang (saat pagi hari) dan absen pulang (setelah OKK selesai).
  5. Hal teknis mengenai jadwal, tugas, lokasi, dan hal-hal lain yang terkait dengan pelaksanaan OKK dapat dilihat di website OKK UI 2010.
  6. Maba wajib menaatin seluruh peraturan yang dibuat panitia OKK UI 2010.

Dress Code Peserta

Putra

  1. Kemeja putih polos lengan panjang, memakai kaos dalam dan rapi.
  2. Celana panjang bewarna putih (no jeans).
  3. Ikat pinggang bewarna hitam.
  4. Sepatu kets bertali bewarna hitam atau putih + kaos kaki bewarna putih.
  5. Pakaian tidak ketat dan tidak transparan.
  6. Rambut rapi, jika panjang harus diikat.

Putri

  1. Kemeja putih polos lengan panjang, memakai kaos dalam dan rapi.
  2. Rok panjang bewarna putih (no jeans).
  3. Ikat pinggang bewarna hitam.
  4. Sepatu kets bertali bewarna hitam atau putih + kaos kaki bewarna putih.
  5. Kemeja harus dikancingkan sampai atas.
  6. Rambut diikat ekor kuda.

Nametag Peserta


Bentuk, ukuran, dan tipe kertas yang diapakai untuk nametag dapat dilihat di website OKK UI 2010.

Barang Bawaan Pribadi Peserta

  1. Air mineral 1.500 ml untuk maba yang tidak berpuasa
  2. Air mentah dalam botol 1.500 ml untuk yang berpuasa
  3. Makanan berat untuk yang tidak berpuasa
  4. Obat-obatan pribadi
  5. Alat sholat bagi yang beragama Islam dan sedang berpuasa
  6. Buku dan alat tulis
  7. Nametag

Barang yang Tidak Boleh Dibawa

  1. Benda tajam
  2. Obat-obatan terlarang
  3. Rokok
  4. Korek api
  5. Buku bacaan (novel, komik, dsb.)
  6. iPod, walkman, MP4, headset, dan sejenisnya

Sebelum OKK Kamu Harus

  1. Menghafalkan lagu mahasiswa (Genderang UI, Totalitas Perjuangan, Berderap dan Melaju, Buruh Tani, Darah Juang, dan Hitam Putih) dan Pekik UI.
  2. Membuat kelompok yang terdiri dari 4 – 6 orang (dalam satu kelompok, tidak boleh ada anggota yang asal sekolahnya sama dengan anggota lain dalam kelompok tersebut), untuk mengerjakan tugas OKK.

Barang Bawaan Kelompok


Buku keterampilan (contoh: keterampilan menjahit, menyulam, dll.), buku cerita atau dongeng anak-anak, cerita bergambar, buku pengetahuan (contoh: ensiklopedia, kamus, dll.). Satu kelompok membawa minimal empat buku bekas layak baca sesuai kriteria di atas untuk disumbangkan.

Yang Harus Diingat


Tugas OKK UI 2010 adalah berupa essay dan proposal project yang harus dikerjakan secara berkelompok dengan jumlah anggota antara 4 – 6 orang, dengan ketentuan berikut:
Dalam membentuk kelompok, maba diperkenankan lintas fakultas dan jurusan ataupun berasal dari jurusan dan fakultas yang sama. Namun, tiap anggota dalam kelompok tersebut tidak diperkenankan berasal dari sekolah yang sama.
  • Maba S1 Reguler SIMAK UI berkelompok dengan Maba S1 Kelas Internasional SIMAK UI.
  • Maba Vokasi SIMAK UI berkelompok dengan Maba S1 Paralel.
  • Maba Vokasi U-Ber hanya berkelompok dengan Maba Vokasi U-Ber.
  • Maba S1 Reguler SNMPTN berkelompok dengan Maba S1 Reguler UMB.
  • Maba S1 Kelas Internasional II hanya berkelompok dengan Maba S1 Kelas Internasional II.

Selain membuat proposal project dalam bentuk softcopy dan hardcopy, maba juga diminta membuat file PowerPoint dari proposal project dengan format .ppt (Ms. Office 2003) untuk dipresentasikan pada hari-H OKK UI 2010 dan dilombakan.

Maba diminta secara berkala membuka website OKK UI 2010 untuk mengetahui update terkait tugas OKK UI 2010 maupun info pelaksanaan OKK UI 2010.

Deadline Pengumpulan Tugas


  • S1 Reguler SIMAK & S1 Kelas Internasional SIMAK: 24, 25, 26, & 28 Juni 2010, 09.00 – 15.00 WIB
  • Vokasi SIMAK & S1 Pararel: 25 Juni – 28 Juni 2010, 09.00 – 15.00 WIB
  • Vokasi U-Ber: 7 Agustus 2010, 09.00 – 15.00 WIB
  • S1 Reguler SNMPTN & S1 Reguler UMB: 8 Agustus – 10 Agustus 2010, jam 14.00 – 18.00 WIB
  • S1 Kelas Internasional II: 12 Agustus – 16 Agustus 2010, 09.00 – 15.00 WIB

Info


http://okkui201.com/
http://twitter.com/okkUI2010
http://formspring.me/okkUI2010

Contact Person


FH: 0857 1924 5174 (Lita)
FK: 021 9224 4242 (Rineke)
FIK: 0856 9722 2592 (Lystia)
FKG: 021 9718 3300 (Dilie)
FIB: 0857 1083 5644 (Rahadian)
FMIPA: 0858 8304 2754 (Putri)
FISIP: 021 9797 1087 (Nasrull)
FPsi: 0838 8471 826 (Tendri)
FT: 0856 8555 740 (Candra)
FE: 0856 9183 7463 (Bram)
FKM: 0856 1612 733 (Rifqah)
FASILKOM: 0811 863 124 (Fira)
Vokasi Salemba: 021 6823 6123 (Dayana)
Vokasi Depok: 0882 1072 5351 (Vinny)


OKK UI 2010: Siap Mengabdi!

---

Fauzan Al-Rasyid
Humas OKK UI 2010


NB. Jangan lupa gabung di grup OKK UI 2010