26 Juni 2010

Masa Sekolah Gue Itu ... (Mengingat)

Kelas I SD (1996 – 1997)
Gue di kelas I SD adalah seorang bocah yang sangat kagum dengan SD gue yang pada saat itu gue anggap sangat besar luar biasa (padahal sih biasa aja). Gue adalah seorang bocah lugu yang sangat jarang jajan di kantin, uang jajan gw berkisar Rp500 – Rp1.000, ya, kalaupun ke kantin, paling beli permen yang Rp100/butir. Gue adalah seorang bocah yang ngga tahu berapa kembalian uang untuk 5 butir permen kalau gue bayar pake uang Rp20.000, dan gue melakukan itu (parahnya duitnya malah diembat sama yang jualan, otomatis yang jualan jadi buronan bokap-nyokap gw). Gue adalah seorang bocah yang berhasil mendapatkan peringkat I berturut-turut selama 3 cawu (caturwulan) dan seorang penggemar Ranger Biru (Power Rangers), yang punya zord triceratops. Itu keren!

Kelas II SD (1997 – 1998)
Gue di kelas II SD adalah seorang bocah yang mau banget jadi anak yang keren, sehingga gue tafsirkan (pada saat itu) bahwa lempar-lemparan batu (semacam lemper jumrah) adalah sesuatu yang keren. Dan, gue pada saat itu secara sukses melempar batu yang gue tujukan ke temen gue, tapi temen gue itu menghindar dan kena seorang murid kelas III, dan cewek. Permasalahannya ada 4. Pertama, tentu, itu kriminal. Kedua, dia cewek. Ketiga, dia anak guru olahraga gue. Keempat, gue lagi berada dalam ujian EHB (Evaluasi Hasil Belajar) Matematika, dan terancam ngga boleh ikut ujian. Hasilnya? Alhamdulillah dimaafkan.

Kelas III SD (1999 – 1999)
Gue di kelas III SD adalah seorang bocah yang untuk pertama kali mendapat nilai “3” untuk matematika dan itu bikin gue shock. Gue juga seorang yang sangat kagum dengan temen baru gue yang merupakan anak pindahan yang tadinya tinggal di Swiss (dia orang Indonesia, tapi sejak kecil di Swiss kalo ngga salah). Di kelas III SD gue mulai sok jagoan kalo gue bisa taekwondo, haha. Subhanallah! Jadi di kelas ada ya… biasalah semacam geng-geng anak tengil, dan gue biasanya suka nendang kalo mereka macem-macem, ckck.

Kelas IV SD (1999 – 2000)
Gue di kelas IV SD adalah seorang bocah yang ingin jadi “sesuatu” di sekolah itu. Ya, gue pun jadi “Dokter Kecil”. Haha, sangat menyenangkan bisa keluar kelas sejenak untuk nganterin temen-temen yang sakit (atau pura-pura sakit), bahkan kalaupun mereka hanya minta ditemenin ke toilet. Dan pastinya, jadi sedikit lebih dikenal lah ya, dan ternyata itu menyenangkan. Di kelas IV SD, adek gue juga mulai masuk kelas I di SD yang sama. Dan guru gue saat itu selalu mengira bahwa adek gue adalah adeknya temen gue. That was weird.

Kelas V SD (2000 – 2001)
Gue di kelas V SD adalah seorang bocah yang untuk pertama kalinya kena jewer sama guru gue, kena cubit guru gue, kena sabetan rotan guru gue. Bukan karena gue bandel (pembelaan), ngga, tapi gue rasa emang hampir semua anak sekelas pasti merasakan “belaian” kasih sayang guru gue itu, haha. Gue di kelas V adalah seorang penggemar Digimon dan Pokemon. Gue hafal semua jenis Pokemon dan proses evolusinya, begitu juga dengan Digimon, gue hafal semua (bahkan gue catat!) Di kelas V juga gue suka nyanyi, dan secara mengejutkan, ternyata pada bilang suara gue bagus! Hahaha, dan gue suka banget sama Sherina pada saat itu. Gue di kelas V SD adalah gue yang udah mengenal hal-hal “dewasa” (don’t blame me, gu korban sebenernya, haha).

Kelas VI SD (2001 – 2002)

Jalan-jalan ke Istana Bogor (2002).
Gue di kelas VI SD adalah seorang bocah yang untuk pertama kalinya ngerasa bahwa pilihan guru Agama gue untuk “mengutus” gue ke lomba MTQ adalah salah, haha. Gue di kelas VI adalah gue yang pengen banget masuk SMPN 252 yang saat itu adalah salah satu sekolah terfavorit di Jakarta Timur (yang unggulan SMPN 109). Gue di kelas VI adalah seorang bocah yang baru sadar bahwa selama gue kelas I – VI SD, guru gue semuanya berawalan dengan huruf “S”: Bu Sri Kadarwarti, Bu Sri Sundari, Bu Sutrasmi, Pak Sanio, Pak Slamet, dan kembali ke Bu Sri Kadarwati. Gue di kelas VI adalah seorang bocah yang berharap bahwa gue bisa bertemu temen-temen baik gw di SMP nanti, yaitu Uga dan Januar (Awang), dan Alhamdulillah kita masuk di SMP yang sama. Gue di kelas VI SD adalah bocah yang berhasil membuat keajaiban dengan lulus General Test (angkatan pertama) dan diterima di SMPN 252 (sebelumnya kan pake sistem EBTANAS).

Kelas I SMP (2002 – 2003)
Gue di kelas I SMP adalah seorang bocah mulai merasa dipermainkan oleh senior pas MOS (Masa Orientasi Sekolah), dan sejak itu gue males banget sama segala hal yang berhubungan dengan senioritas. Gue di kelas I SMP untuk pertama kalinya ditunjuk jadi ketua kelas dan itu terus berlanjut sampe gue kelas III SMA (iya, SMA). Gue di kelas I SMP adalah seorang bocah yang punya impian untuk bisa masuk kelas unggulan II-1, dan gue ternyata bisa. Gue di kelas I SMP adalah seorang bocah yang mulai membiasakan diri untuk ter-organize, dan gue cinta Biologi, dan gue hafal sebagian besar nama-nama latin Kingdom Animalia dan Plantae. Gue di kelas I SMP adalah gue yang suka banget sama grup musik Bond, dan gue MAU belajar biola!

Kelas II SMP (2003 – 2004)
Gue di kelas I SMP adalah seorang bocah yang sialnya ditunjuk sebagai ketua kelas lagi, tapi kelas II adalah kelas yang luar biasa, kelas yang dipenuhi dengan anak-anak terbaik di SMP itu (angkatan gue tentunya), dan kadang gue ngerasa ngga setara dengan mereka. Gue di kelas II SMP adalah seorang bocah yang rajin ikut Kompetisi IPA dan Kompetisi Bahasa Inggris (walaupun ngga pernah menang). Gue di kelas II SMP seperti tertarik dengan seorang teman gue (cewek tentunya), tapi gue hanya sekedar suka. Gue di kelas II SMP adalah gue yang suka iri dengan temen gue, Uga, yang bisa jadi Ketua OSIS di SMP, dan dikenal banyak orang. Tapi, kabar baiknya, gue dikenal oleh semua guru, hehehe.

Kelas III SMP (2004 – 2005)
Di Bogor saat wisudaperpisahaan SMP (2005).
Gue di kelas III SMP adalah seorang bocah yang untuk pertama kalinya MENGUBAH gaya rambut gue selama hampir 14 tahun gue hidup. Hasilnya? Gue suka lah, TOP (foto ijazah SMP gue lebih bagus daripada yang SMA)! Hahaha, and I love gel! Gue di kelas III SMP adalah gue yang (kata orang-orang) mulai kurus, kaki mulai berbulu (tapi belum lebat), dan semakin cinta dengan pelajaran Biologi (khususnya materi ‘reproduksi’ – sangat menyenangkan!). Gue di kelas III adalah, oh ya, gue kembali mempertahankan “gelar” gue di kelas unggulan, dan gue masuk di kelas III-1 dengan temen-temen yang juga sama dari kelas II-1. Gue di kelas III SMP adalah bocah yang suka dengan “all about Japan”, gue suka Anime, gue hafal lirik lagu-lagu Jepang, gue belajar bahasa Jepang (sendiri). Gue di kelas III adalah gue yang masih suka memandangi temen gue itu… Gue di kelas III adalah gue yang berharap bahwa gue bisa diterima di SMAN 81 Jakarta (di saat temen-temen gue pada bilang bahwa sebaiknya gue milih SMAN 61). Gue di kelas III adalah gw yang untuk pertama kalinya mempertunjukkan biola gue, dan gue sadar bahwa mendapat perhatian orang itu sangat luar bisa, bisa mendapat tepuk tangan dari orang-orang itu luar biasa, dan gue merasa telah menyia-nyiakan waktu gue selama 3 tahun di SMP untuk hal-hal luar biasa. Gue di kelas III SMP adalah gue yang berhasil membuat keajaiban dengan diterima di SMAN 81, sesuai harapan gue.

Kelas X SMA (2005 – 2006)
Gue di kelas X SMA adalah seorang bocah yang dalam peralihan menuju remaja yang sangat sangat menyesal karena harus ketemu lagi sama MOS di kelas X SMA. Gue di kelas I SMA untuk pertama kalinya sejak gue diakikah, gue harus mengorbankan rambut gue, iya, gue dibotak! Gue di kelas X SMA adalah gue yang sangat bersyukur karena menjadi bagian dari kelas X-3, yang isinya anak-anak yang paling kompak yang pernah gue temui, dengan walikelas, Pak Mufid, yang ngga ada duanya. Gue di kelas X SMA adalah gue yang stress karena untuk pertama kalinya dalam hidup gue, gue mendapat nilai 1,5 untuk Matematika dan 2,3 untuk Fisika di ulangan perdana gue di SMA. Gue di kelas X SMA, adalah gue yang punya tekad bahwa gue NGGA boleh kayak di SMP, gue harus jadi “seseorang”, gue akan jadi Ketua OSIS. Gue di kelas X adalah gue yang selalu membawa biola setiap hari Selasa dan bermusik bersama teman-teman gue. Gue di kelas X SMA adalah gue yang untuk pertama kalinya tampil main biola di hadapan ratusan orang dalam Pentas Seni (Pensi) REVIVAL SMAN 81. Gue di kelas X SMA adalah gue yang pertama kalinya punya HP, Nokia 2300 (dan masih ada sampai sekarang).

Kelas XI SMA (2006 – 2007)
Orasi Calon Ketua Pengurus OSIS SMAN 81 (2006).
Gue di kelas XI SMA adalah gue yang memilih IPS, bukan karena gue suka banget dengan IPS (tapi emang di satu sisi gue ngga suka Fisika dan Kimia – dan itu masalah IPA), gue pilih IPS karena gue mau membuktikan bahwa anak IPS bisa berprestasi dan ngga seburuk yang orang-orang pikirkan. Gue di kelas XI SMA adalah gue yang mulai berpolitik, politik relasi, politik pencitraan, segala macam sebagai cara supaya gue bisa jadi ketua OSIS. Gue di kelas XI SMA adalah gue yang berhasil menaklukkan rasa gugup gue untuk bicara di tengah lapangan untuk orasi di hadapan sekitar 900 orang warga SMAN 81, dan bagian yang terpenting, saat itu Papa ada di sana melihat orasi gue (makasih Pa!). Gue di kelas XI SMA adalah gue yang untuk pertama kalinya mengungkapkan perasaan gue ke cewek yang sejak kelas II SMP gue suka, walaupun hasilnya ngga sesuai harapan, tapi lagi-lagi gue berhasil menaklukkan ketakutan diri gue. Gue di kelas XI SMA adalah gue yang (akhirnya) pertama kalinya pacaran, dengan adek kelas (hahaha). Gue di kelas XI SMA (dan sampai saat ini) adalah gue yang akan selalu sayang sama Papa, dan akan selalu kangen sama Papa, (semoga Papa selalu ditempatkan di sisi-Nya. Amin)

Kelas XII SMA (2007 – 2008)
SOS Unplugged 2007. Ajang kreasi anak IPS SMAN 81.
Gue di kelas III SMA adalah gue yang berpikir bahwa gue harus memberikan sesuatu untuk sekolah gue, dan ya, gue akan berikan yang terbaik di Lomba Cerdas Cermat Bahasa Prancis, dan tim gue (gue – Irvanu – Cute) alhamdulillah juara I, itulah hadiah gue untuk sekolah gue tercinta. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang semakin sibuk. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang berusaha mengisi masa-masa terakhir SMA gue dengan hal-hal indah. Gue di kelas XII SMA adalah gw yang (entah kesambet apa) ikutan lomba “Acting and Modelling Search 2008”. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang sempat bikin “kehebohan” dengan blog-blog gue. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang sangat bangga dengan gelar “IPS” yang gue sandang. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang untuk pertama kalinya bernyanyi di atas “panggung” (podium) SMAN 81. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang akan menutup masa SMA gue dengan gesekan biola terakhir yang gue mainkan pada saat Wisuda angkatan gue. Gue di kelas XII SMA adalah gue yang akan berusaha mewujudkan mimpi Papa supaya gue bisa diterima di UI. Gue di kelas XII SMA adalah gue dengan tekad, APA PUN KATA LO, GUE MAU – YAKIN – PASTI MASUK UI! (dan Alhamdulillah gue berhasil!)

UI – Semester I (2008)
Gue di semester I adalah gue yang pertama kalinya punya rambut yang cukup “gondrong”, hahaha, penasaran aja punya rambut panjang. Gue di semester I adalah gue di saat-saat yang kelam buat gue. Gue melanjutkan kisah hidup gue yang kayaknya penuh dengan pro-kontra dan fenomenal. Gue membuat aksi yang "menyentil" temen-temen sejurusan (sekaligus seangkatan) gue sendiri. Oh, bukan cuma itu, gue juga tampaknya membuat berang senior-senior gue. Loh, gue kira anak UI "cerdas-cerdas", well, ternyata ngga semua. Senioritas berlaku. Gue merasa "terasing" karena sebuah opini yang gue buat, dan itulah yang gue sebut sebagai masa-masa kelam. Tapi gw buktikan bahwa gue akan “survive”, and I did! Ikut kepanitiaan GRAFITY 2008 dan Scroundbites 2008 mengubah hidup gue. Gue jadi cinta banget sama GRAFITY. Gue jadi kenal banyak anak BEM FISIP UI 2008. Gue tahu bahwa gue ngga salah dalam memilih pilihan gue. Walaupun mungkin ngga akan pernah gue lupa, tapi selalu ada himah di balik itu semua. Di sini, gue belajar bahwa hidup ngga selalu bisa berjalan dengan baik. Kehidupan SMA gue bisa gue katakan sempurna, tapi bisa jadi kehidupan kuliah berjalan sebaiknya. Dan itu berlaku di semester I gue di kampus. Gue belajar untuk mandiri dan ngga tergantung dengan orang lain. Gue belajar untuk tetap bisa kuat berdiri walau ada banyak orang yang mencibir (I knew that). Dan, itu adalah pelajaran hidup yang sangat luar biasa.

UI – Semester II (2009)
2009: Berkreasi dengan model-model baju, sedikit "wow".
Gue di semester II adalah gue yang ke kampus dengan pakaian-pakaian “bertema” dan “colorful” dengan berbagai propertinya setiap minggunya (tapi sekarang udah kembali ke jalan yang lurus kok). Gue di semester II adalah gue yang akan dan harus menjadi Project Officer GRAFITY 2009. Gue akan ikut BEM FISIP UI 2009, ngga peduli rumor-rumor yang berkembang tentang “status” gue saat itu. Dan gue buktikan bahwa gue bisa. Gue di semester II adalah gue yang kembali ke SMA gue. Gue berhasil "menembus" dinding birokrasi SMA gue yang terkenal susah ditembus untuk buat event dari pihak luar sekolah. Tapi gue bisa. Gue kembali ke sekolah untuk memberi semangat ke adek-adek kelas gue bahwa mereka juga bisa masuk ke PTN-PTN yang mereka impikan. Dari sejak saat itu gue membuat brand "dream" sebagai sebuah brand-nya GRAFITY. Gue menjadi tahu seluk-beluk dunia SNMPTN, SIMAK-UI, dan segala hal yang berhubungan dengan strategi untuk diterima di PTN. Kehidupan gue di semester II, dari yang cukup "fenomenal" di semester I, berangsur membaik. Tapi coba tebak apa yang gue lakukan? Iya, gue bikin "ulah" lagi dengan blog gue. Gue membuat tulisan di blog yang lagi-lagi "menyentil" temen-temen sejurusan (sekaligus seangkatan) gue sendiri, sekaligus para senior. Hello, status gue saat itu masih mahasiswa baru dan udah bikin ulah. But, that was fine for me. Gue tahu betul apa yang gue katakan.

UI – Semester III (2009)
Di SMAN 81, presentasi GRAFITY 2009.
Gue mendapat teman-teman baru angkatan 2009 yang tergabung di kepanitiaan GRAFITY 2009. Mereka adalah orang-orang yang luar biasa. GRAFITY 2009 ngga akan berjalan tanpa mereka semua. Gue di semester III adalah gue yang belajar menghargai orang lain, gue yang berusaha percaya pada orang lain, gue yang berusaha membuang rasa egois gue. Gue di semester III adalah gue yang kuliah-rapat-kuliah-rapat. Gue di semester III adalah gue yang pagi di Depok, siang bisa ada di tempat mana pun di Jakarta atau Bogor, sore kembali di Depok, dan malam baru kembali di Bekasi (rumah). Di GRAFITY gue belajar untuk memimpin; memimpin diri sendiri dan memimpin tim. Ada 100 orang lebih yang gue pimpin dalam tim GRAFITY 2009. Sungguh sebuah pengalaman yang luar biasa. Mungkin gue ngga berhasil membuat GRAFITY yang lebih baik dari tahun sebelumnya, tapi ada banyak hal yang ngga bisa kepanitiaan tahun lalu lakukan yang berhasil kami lakukan di tahun 2009, and it means a lot. Di sini gue belajar berbisnis, gue jadi belajar berpikir profit, hahaha. Dan ini sangat mempengaruhi otak gue selama dua tahun ke depan.

UI – Semester IV (2010)
Pada awalnya gue ingin merencanakan semester ini dengan pengalaman baru. Maksudnya, mencari pengalaman di luar BEM FISIP UI. Mungkin bisa di BEM UI atau ikut organisasi lain? Ah, tapi rupanya, ibarat kata: I must stick with you (BEM FISIP UI). Pada saat akhir kepengurusan BEM FISIP UI 2009, gue ngga bermaksud untuk lanjut "berkarir" di Biro Dana Usaha (Danus). Namun, ternyata, dari sepuluh orang anak Danus saat itu, ngga ada satu orang pun yang berniat ikut bidding kepala biro. Di sini, gue jadi galau. Antara mau ikut maju bidding atau bersikap: "ya udah lah, biar yang lain aja." Tapi gue terlalu sayang sama GRAFITY yang udah gue perjuangkan selama hampir delapan bulan itu. Gue terlalu ngga percaya untuk menyerahkan GRAFITY itu ke orang-orang yang bahkan ngga paham dengan kulturnya, sistemnya, dan segala hal yang gue yakin cuma gue yang paling bisa. Oke, ini super PD dan rada egois, tapi ini ada benarnya. Akhirnya dengan semangat juang, dan semangat membuat GRAFITY yang lebih baik, dan tentunya Danus yang lebih baik pastinya, gue  maju bidding seorang diri. Benar-benar seorang diri, tanpa ada pendamping (calon wakil maksudnya). Akhirnya, gue maju, dan diamanahkan jadi Kepala Biro Dana Usaha BEM FISIP UI 2010. Tagline gue waktu itu adalah: PROFIT (Proaktif - Benefit).  It's time to show to the world, who you really are. It's show time!

UI – Semester V (2010)
Super Team Biro Dana Usaha BEM FISIP UI 2010.
Ngga terasa gue ternyata udah semester V, tapi rasa-rasanya hari-hari selalu menyenangkan. Gue di semester V adalah gue yang punya jadwal super padat, padahal gue bukan Ketua BEM. Gue di semester V adalah gue yang sangat nyaman dengan BEM FISIP UI 2010, gue punya teman-teman hebat, dan gue punya "atasan-atasan" yang hebat dan mereka memang pantas untuk memimpin BEM saat itu. Gue di semester V adalah gue yang walau udah punya kerjaan ngurusin Danus, tapi masih aja ikut daftar open recruitment kepanitiaan OKK 2010. Hahaha, itu salah satu cita-cita gue sih sejak semester I untuk ikut panitia OKK. Tujuannya? Menjaring mahasiswa baru (maba); dideketin, tapi buat direkrut jadi panitia GRAFITY 2010 gue, hahaha! Itu namanya the power of networking. Gue di semester V adalah gue yang BANGGA dan SAYANG banget dengan tim Danus gue. Mereka adalah orang-orang terbaik di kampus yang pernah gue temui untuk mengurus soal danus. Seperti apakah Danus gue itu? Sedikit gambarannya bisa di lihat di sini. Gue di semester V adalah gue yang akhirnya sadar bahwa udah saatnya gue sedikit memikirkan diri gue; gue udah cukup banyak mikirin FISIP dan anak SMA, so, rasanya ini saatnya untuk sedikit memikirkan masa depan gue. Targetnya: akhir tahun 2010, harus punya pacar. And I found this girl, the girl whom made me so deep in love. Setelah empat tahun single (single itu pilihan, jomblo itu nasib), I have my girl.

UI – Semester VI (2011)
Bersama Comm Band dalam acara Sosiokustik (2001).
Semester VI, saatnya untuk "tobat" dari dunia per-BEM-an, saatnya fokus kuliah. Nyatanya? Gue di semester VI adalah gue yang untuk ketiga kalinya kembali terjun di BEM; gue menjadi pengurus inti, hari-hari terberat pun dimulai. Gue di semester VI adalah gue yang membuat sistem perhumasan baru di BEM FISIP UI, gue menjadi Kepala Kantor Komunikasi pertama (dan sekaligus terakhir karena BEM berikutnya ngga melanjutkan sistem ini). Gue di semester VI adalah gue yang akhirnya merasa bener-bener kuliah! Loh, emang selama ini? Ya... kuliah, cuma gue bisa bilang bahwa kuliah Komunikasi cukup memberikan banyak peluang untuk aktif di sana-sini. Kuliah gue di semester enam luar biasa gila. Pertama kalinya gue ambil 24 SKS, tugas praktek hampir tiap hari, ditambah tanggung jawab di BEM yang semakin menggila. Gue di semester VI adalah gue yang ngga akan pernah lupa bahwa julukan untuk semester ini adalah SEMESTER DEWA. Itu saking supernya semester ini. Gue di semester VI adalah gue yang mulai diundang jadi pembicara di banyak tempat, good start. Gue di semester VI adalah gue yang sadar bahwa kita ngga bisa bener-bener sempurna dalam dua hal sekaligus, jadi, lain kali, pilihlah salah satu dan jadilah maksimal di satu pilihan itu. Namun, gue di semester VI adalah gue yang ternyata di tengah kegilaan kuliah dan organisasi, IP gue justru naik di sini; naik banget. Alhamdulillah. Satu lagi, di semester ini gue sangat merindukan bermain musik. Jadi, tiap ada kesempatan, let's just do it!

UI – Semester VII (2011)
Singkatnya, gue di semester VII adalah gue yang:
  1. apa pun yang terjadi, apa pun rintangannya, gue harus lulus;
  2. apa pun yang terjadi, apa pun rintangannya, gue harus bisa cumlaude;
  3. apa pun yang terjadi, apa pun rintangannya, gue harus bisa menyelesaikan masa jabatan di BEM FISIP UI dengan baik;
  4. gue bikin "ulah" lagi dengan blog gue, lagi-lagi soal jurusan gue; gue emang ngga pernah jera.
Sidang TKA (2012).
Hasilnya? Gue lulus 3.5 tahun, gue cumlaude (alhamdulillah), gue berhasil menyelesaikan tiga tahun di BEM FISIP UI, gue kenal dengan banyak orang hebat selama gue kuliah, hubungan gue dan pacar gue sangat luar biasa dan udah menginjak umur setahun (ngga terasa ya...), gue punya banyak kenangan yang menyenangkan. Luar biasa. Ternyata, awalan yang cukup sulit (bagi gue) di awal-awal semester, bisa berakhir manis. Oh ya, satu hal lagi, sebelum gue lulus, gue akhirnya melihat "kekuatan nyata" dari tulisan. Ternyata, dengan menulis, kita benar-benar bisa mengubah dunia; minimal dunia kita sendiri, hehehe. Gue belajar banyak selama di kampus, bukan cuma soal akademik dan nonakademik, tapi jauh di luar itu, ada banyak (bisa gue katakan) pembelajaran hidup. Hal-hal yang bisa membuat kita berpikir lebih dewasa, bersikap lebih dewasa, dan pastinya membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bijak, lebih mandiri, dan lebih kuat.


--------
Ada banyak perubahan yang terjadi pada diri saya. Beberapa saya rasa cukup ekstrem, beberapa lainnya selalu membuat kesan dalam ingatan saya. Saya tidak pernah membayangkan saya akan menjadi saya yang sekarang, tapi saya tahu satu hal, saya tidak boleh berhenti bermimpi, bahkan sekalipun saya ingin bertemu seorang Britney Spears atau Beyoncé, well, who knows? Jangan pernah berhenti bermimpi.


"If you can dream it, you can do it. Always remember that this whole thing was started with a dream and a mouse." (Walt Disney)

3 komentar :

Keren kak. Jadi pengen buat juga

Hahaha, makasih Durra, ayo dibikin nanti gue baca, hehehe.

Posting Komentar

Silakan tulis opini atau komentarmu.