28 Desember 2010

It’s Internet, It’s Wow Wow Wow

Di era modern saat ini, internet tampaknya telah menjadi menu kita sehari-hari. Ya, bahkan saya pun meng-upload tulisan ini ke waena.org sebagai tugas mata kuliah Perkembangan Teknologi Komunikasi (PTK) dan dua situs blog saya di Blogspot dan Tumblr dengan menggunakan internet, dan termasuk referensi yang saya gunakan untuk membuat tulisan ini pun saya unduh dari dunia maya. Ya, internet sangat memudahkan kita. Kita sering kali mendengar, ketika kita ingin mengetahui hal-hal yang ingin kita ketahui, maka satu hal yang terlintas di otak kita adalah “bertanya” pada internet (baca: Google). Internet telah menyatukan manusia dari bujur paling barat dunia hingga bujur paling timur dunia dan bahkan dari lintang kutub selatan hingga utara. Semua terkoneksi dengan internet. Kita dapat dengan mudah mengetahui keadaan di berbagai belahan dunia hanya dengan menghubungkan komputer, laptop, atau bahkan telepon genggam ke internet.

Internet secara sadar telah menjadi salah satu alat komunikasi paling penting di dunia. Seperti yang ditunjukkan oleh penelitian Pew Internet dan American Life Project, 70 juta warga Amerika sudah menganggap internet sebagai sebuah cara hidup yang normal dan orang yang tidak “go online” dianggap sebagai kaum minoritas yang tertinggal. Facebook, Twitter, Multiply, YouTube, Plurk, Tumblr, Google, Yahoo, dan Hotmail, adalah sedikit dari ratusan ribu situs yang ada di dunia maya. Ya, inilah dunia internet, dunia maya yang menjadi bagian dari aktifitas dunia nyata; dunia “www” yang “wow wow wow”.

Bicara soal internet, tentu tidak terlepas dari kata “www” yang tentunya tidak asing lagi bagi kita. World Wide Web (WWW) dan internet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, tapi keduanya tidak berarti sama. Grant dan Foust (2008) mendefinisikan internet sebagai koneksi mendunia dari jaringan-jaringan komputer yang memungkinkan pengguna dapat mengakses informasi dari lokasi manapun di dalam jaringan. Sementara WWW diartikan sebagai seperangkat teknologi yang menempatkan sebuah penghubung grafikal pada internet, yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi  dengan komputer mereka melalui sebuah mouse, ikon-ikon, dan elemen lainya.

Berbicara mengenai www dan internet maka tentunya tidak lepas dari sejarah teknologi ini. Sejarahnya dimulai dengan penemuan bahasa komputer HTML (Hypertext Markup Language). Bahasa ini memungkinkan teks untuk digabungkan dengan grafik, video, dan jenis data lainnya, sehingga pengguna bisa dengan mudah menggunakan internet karena mereka hanya tinggal memainkan mouse dan mengklik di grafik yang sudah memiliki link.

Awal mula terciptanya internet adalah pada tahun 1950-an, Departemen Pertahanan Amerika Serikat mencari jalan untuk menyebarkan sistem komunikasi yang memungkinkan peneliti dan pemerintah bisa berinteraksi satu sama lain mengenai dampak serangan nuklir. Kemudian mereka membentuk ARPA (Advanced Research Project Agency) yang mencoba membuat kombinasi Local Area Network (LAN) dan Wide Area Network (WAN) yang menghubungkan komputer di dalam area georafis yang luas, yang dikenal dengan nama ‘internetwork’; disingkat menjadi internet.

Tahun 1969, ARPA berhasil menghubungkan empat komputer di California dan Utah yang kemudian disebut sebagai ARPANET. Inovasi utama dalam usaha menghidupkan ARPANET adalah penggunaan TCP/IP (Transmision Control Protocol/Internet Protocol), sebuah metode transmisi data yang membuat informasi dipecah dalam bentuk paket-paket yang diarahkan untuk mencapai alamat yang dituju. Pada perkembangannya, pada International Computer Communication Conference (ICCC) Oktober 1972, ARPANET diperkenalkan untuk pertama kalinya. Pada acara inilah kemudian yang menjadi awal terciptanya jaringan internet secara luas, bukan hanya untuk kepentingan militer.

Setiap komputer yang dihubungkan dengan internet mempunyai alamat IP (IP address). Alamat IP adalah bahasa dalam jaringan internet yang sifatnya unik dan eksklusif. Alamat IP dibagi menjadi dua bagian yaitu network  ID dan host ID. Network ID yaitu berupa nama kota yang menandakan tempat kita tinggal, tetapi tidak secara spesifik. Sedangkan host ID menyempurnakan alamat tersebut dengan memberi nama jalan, sehingga lebih spesifik. Semuanya itu dibentuk ke dalam kode-kode tertentu.

Internet Protocol (IP) dibagi ke dalam tiga kelas, yaitu kelas A untuk organisasi besar, kelas B untuk organisasi menengah, sedangkan kelas C untuk organisasi kecil atau individu. Selain dengan menggunakan anga, penamaan domain juga melibatkan huruf yang disebut dengan Domain Name System (DNS) yang bisa mengidentifikasi jenis situs, yang disebut dengan Top Level Domain (TLD). TLD biasanya terdapat di sebelah kanan DNS. Contoh top level domain names yang biasa kita kenal adalah .com, .edu, .biz, dan sebagainya.

Internet telah menjadi bagian yang sangat penting dan tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Kemunculan internet telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, terutama pada aspek sosial dan ekonomi.  Dari sisi ekonomi dapat kita cermati dari munculnya situs Google. Google sebagai situs pencari informasi (search engine) memberikan layanan kepada pengguna untuk memperoleh informasi dengan cepat dan mudah, mulai dari artikel, website, buku, gambar, video, blog, dan sebagainya. Mudahnya untuk memperoleh informasi dari Google membuat sebagian besar masyarakat selalu membuka situs ini ketika ingin mencari berbagai informasi. Pemakai internet yang jumlahnya semakin meningkat membuat para pengusaha ingin menyebarkan  iklan produknya dalam media online, sehingga mulailah bermunculan berbagai iklan dalam media online.

Salah satu perkembangan teknologi komunikasi terkait internet dapat dilihat dari inovasi e-mail. E-mail atau surat elektronik merupakan fasilitas pengirim pesan lewat internet. E-mail ini disediakan secara gratis oleh banyak website seperti Yahoo,Google, Hotmail, dan sebagainya. E-mail menggunakan sistem nama domain yang digabungkan dengan nama pengguna. E-mail memungkinkan penggunanya untuk mengirim pesan selain berisi teks pesan juga bisa disisipkan file lain seperti dokumen atau gambar.

Sebagai teknologi komunikasi baru, internet masih banyak dijadikan bahan penelitian dan terus dikembangkan karena sebenarnya masih banyak kemampuan internet yang jauh lebih canggih dan jauh lebih rumit dari yang kita ketahui sekarang. Berbagai macam sisi positif internet ternyata tidak lepas dari sisi negatifnya yang juga banyak merugikan. Program internet yang merugikan pengguna itu disebut dengan istilah malware, seperti, virus seperti worm, trojan horse, dan sebagainya yang sangat merugikan pengguna karena dapat merusak sistem kerja komputer dan mengancam keamanan data. Selai itu, ada pula yang disebut spyware, yaitu software yang bekerja secara sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan pengguna. Berikutnya ada spam atau yang biasa sering kita sebut pesan sampah, biasanya masuk di kotak masuk e-mail berupa link-link yang menyesatkan pengguna untuk membeli produk-produk yang diiklankan.

Dari berbagai penjelasan di atas, dapat disimpulan bahwa Internet merupakan bentuk “jendela dunia” baru karena berbagai hal di dunia dapat kita temukan di dalamnya. Namun, ternyata penggunaan internet tidak selalu memberikan dampak positif bagi penggunanya. Dampak negatif pun kerap kali muncul ketika memakai internet, tapi itu semua kembali kepada diri kita masing-masing dalam menyikapi bagaimana seharusnya memanfaatkan internet. Internet memberikan banyak kemudahan bagi hidup manusia di era modern ini. Jadi, gunakanlah internet dengan sebaik-baiknya demi pengembangan diri tanpa harus merugikan orang lain. Teknologi internet telah menyatukan manusia di berbagai belahan dunia. Inilah internet, teknologi yang “wow wow wow”.

Referensi:
Grant, Agust E. & Meadows, Jennifer H. (eds). 2008. Communication Technology Update and Fundamental. Eleventh Edition. Boston: Focal Press

Jones, S., Kovac, R., & Groom F. M. 2009. Introduction to Communication Technologies: A Guide for Non-Engineers. Boca Raton, FL: CRC Press.

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan tulis opini atau komentarmu.