28 Desember 2010

Teknologi Penunjang Public Relations dan Advertising

Kata public relations (PR) dan advertising adalah dua kata yang tentunya tidak asing lagi bagi kita. Apalagi dalam dunia komunikasi, kedua hal tersebut menjadi satu bidang studi tertentu yang banyak diminati oleh banyak mahasiswa. Di dunia kerja pun, industri PR dan periklanan pun sama larisnya dan saling melengkapi. Namun, di balik itu, ternyata ada sesuatu antara PR dan advertising. Ya, ada apa antara PR dan advertising? Baik PR maupun advertising atau periklanan adalah dua industri yang sebenarnya serupa, tapi tak sama. Kedua industri tersebut sama-sama mempromosikan, menjual, atau memasarkan sesuatu. Hanya saja apa yang mereka jual berbeda. Pada industri periklanan, pemasar akan menjual barang dan jasa (prdoduk), sedangkan di  industri PR, praktisinya akan menjual image atau citra dari organisasi tempat dia bernaung.

Oleh karena baik PR maupun periklanan sama-sama ingin menjual sesuatu maka diperlukan suatu strategi komunikasi dan perangkat teknologi yang tepat untuk menjangkau khalayaknya. Kini, dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, kedua industri ini pun saling menyesuaikan diri dan memanfaatkannya dengan sangat baik untuk berkomunikasi dengan kahalayaknya. Memang, pada mulanya, para praktisi PR dan periklanan hanya menggunakan peralatan yang sangat sederhana dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya. Namun, seiring berkembangnya teknologi, maka teknologi yang digunakan oleh PR dan periklanan pun terus berkembang. Perkembangan itu tampak dengan munculnya teknologi dan media baru yang lebih efektif dan efisien. Salah satu teknologi yang menunjang perkembangan PR maupun advertising adalah Web 2.0 yang merupakan suatu bentuk teknologi baru yang menitikberatkan pada aspek interaktifitas yang ditandai dengan adanya pertisipasi yang aktif dai setiap individu. Berikut ini adalah bahasan mengenai perkembangan teknologi dalam bidang komunikasi pada ranah PR.

Video News Release (VNR)

VNR adalah sebuah video yang diproduksi oleh perusahaan PR, agensi periklanan, agensi pemasaran, perusahaan-perusahaan swasta, dan departemen pemerintah yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, membentuk opini publik, mempromosikan atau mempublikasikan produk barang dan jasa komersil (goods and services) atau untuk mempromosikan seorang tokoh atau figur. VNR ini merupakan sebuah teknologi yang memberikan layanan penyiaran berbagai macam informasi, termasuk berita di dalamnya, di mana semua informasi ini telah siap siar dan tanpa dikenakan biaya. Berita yang disiarkan di sini pada umumnya merupakan berita yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, misalnya kesehatan, travel, pendidikan, olah raga, dan lain-lain. Berita ini ditampilkan dalam bentuk video yang berdurasi antara 90–120 detik.

Webcast

Webcast pertama kali diperkenalkan ke publik oleh Brian Raila pada tahun 1989. Webcast merupakan suatu bentuk produksi penyiaran dengan basis web yang digunakan untuk streaming. Jenis produksi penyiaran yang dilakukan biasanya berbentuk video, audio, teks, dan gambar. Secara sederhana, webcast adalah teknologi siaran berbasiskan internet dengan pesan berupa audio atau video. Penggunaan webcast biasanya lebih banyak dimanfaatkan untuk streaming video. Keunggulan webcast adalah karakteristik “buffered”, yang artinya video atau bentuk siaran lainnya dapat disimpan, kemudian dapat diakses lagi sesuai keinginan kita. Webcast juga biasanya digunakan oleh praktisi PR dalam acara-acara konferensi pers, seperti dalam rangka memperkenalkan perusahaannya ke masyarakat luas.

Edited B-Roll Package
Edited B-Roll Package hampir seperti VNR, namun perbedaanya terletak pada kemampuan yang dimilikinya dalam menayangkan video dengan durasi tiga sampai lima menit yang belum diedit dan disertai pula dengan skrip. Kelebihan dari Edited B-Roll Package ini adalah tidak membutuhkan biaya lebih untuk proses pengeditan. Selain itu, Edited B-Roll Package memakai tampilan yang berguna dalam membantu proses pengeditan video.

Satelite Media Tour (SMT)
SMT merupakan suatu bentuk teknologi yang memiliki kemampuan untuk menyiarkan suatu program acara secara langsung hingga ke 15 sampai 25 televisi sekaligus, dalam rentang waktu lebih kurang tiga sampai empat jam di mana pun kita berada. SMT biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar untuk “menampilkan” seorang ahli dengan maksud untuk mendapatkan respons yang spesifik dari pesan yang disampaikan. Ahli-ahli yang ditampilkan pada umunya merupakan praktisi PR handal di perusahaan tersebut. Dengan adanya teknologi SMT, para praktisi PR hanya perlu melakukan taping di salah satu studio siaran yang kemudian di-relay ke stasiun lainnya. Pada perkembangannya, SMT terus berkembang sampai ke bentuk yang paling baru dengan memanfaatkan penggunaan internet dalam melakukan penyiaran. Teknologi baru ini dikenal dengan E-SMT.

Interactive News Release
Interactive News Release ini merupakan suatu teknologi yang mengunakan layanan e-mail atau website dalam menyiarkan berita atau informasinya kepada masyarakat luas. Dalam interactive news release, masyarakat dapat berhubungan langsung dengan narasumber sehingga menimbulkan komunikasi dua arah dengan cara masuk ke link-link yang diberikan. Link-link yan g diberikan ini juga dilengkapi dengan foto dan brosur juga sejumlah situs yang terkait dengan informasi atau berita tersebut.

Eletronic Press Kits (E-Kits)
E-Kits adalah bentuk elektronik dari press kits tradisional dan diproduksi dengan bentuk CD. Dalam bidang bisnis, E-Kits pada umumnya ditujukan sebagai media kit atau press release elektronik atau online. Biasanya digunakan untuk mepromosikan figur dan produk komersial via media massa.  Pesan-pesan dalam E-Kits pun selalu dapat di-update tanpa perlu mencetak ulang press release-nya. Hal ini lah yang dinilai sebagai keuntungan dengan menggunakan E-Kits bagi praktisi PR.

Blog atau Weblog
Blog merupakan salah satu bentuk media online yang memungkinkan pemiliknya menuliskan catatan pengalaman pribadi, opini, baik berupa tulisan maupun gambar yang bisa terus diperbaharui dan diakses melalui internet. Kini blog sudah menjadi media yang umum diantara pengguna internet, termasuk praktisi PR. Blog sangat berguna untuk membantu para prakatisi PR mengetahui peristiwa atau isu-isu terhangat yang terjadi di lingkungan organisasinya. Blog dapat berfungsi sebagai sumber informasi, media publisitas dan promosi. Keunggulan blog adalah karena sifatnya yang interaktif. Publiknya dapat berkomentar terhadap suatu isu atau berita. 

Online Media Database
Online Media Database merupakan suatu teknologi yang berisikan beragam informasi dari banyak reporter di seluruh Amerika Serikat dan seluruh dunia. Database ini berisikan informasi yang memuat alamat, riwayat hidup, dan hal-hal lainnya yang digunakan oleh para praktisi PR dalam meningkatkan usahanya dalam menjalin hubungan dengan masyarakat luas.  Selain itu, database ini juga dapat berfungsi untuk mengirim fax, e-mail atau pun riset individu.

Online Tracking and Monitoring Systems
Teknologi ini digunakan oleh para praktisi PR dalam memantau keberadaan dan perkembangan media dan kompetitornya, serta masyarakat luas. Dengan teknologi ini maka bisa didapat perkembangan media, posisi kompetitor, juga kebutuhan klien maupun karyawan mereka. Teknologi ini pun semakin mempermudah pekerjaan dibidang PR karena  pelacakan seperti ini lebih efisien jika dibandingkan palacakan secara konvensional (riset).

Lalu, bagaimana dengan dunia periklanan? Di dunia periklanan pun dalam perkembangannya ditunjang oleh perkembangan teknologi yang ada. Dalam industri periklanan, aplikasi teknologi yang digunakan juga terus berkembang demi mepromosikan dan memasarkan produk atau pun brand. Teknologi yang digunakan dalam industri periklanan antara lain adalah: Cyberspace, Viral Marketing atau teknik pemasaran untuk mempromosikan suatu produk secara terus-menerus dengan tujuan agar khalayak menjadi sangat familiar dengan produk itu sehingga terjadi peningkatan kesadaran (awareness) dari khalayak terhadap produk tersebut. Selain itu ada pula Database Marketing yang merupakan kumpulan database individu yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk tetap bisa memberikan update terbaru dari produk atau layanan perusahaan mereka kepada pelanggan.

Selain ketiga teknologi tersebut, masih ada beberapa teknologi canggih lainnya yang merupakan penemuan terbaru dalam perkembangan teknologi untuk menunjang industri periklanan lebih lanjut. Beberapa teknologi tersebut, antara lain Location-based Marketing atau pesan singkat yang terdapat dalam ponsel yang digunakan untuk beriklan, Digital Imaging Technology atau iklan suatu produk yang ditampilkan dalam bentuk gambar yang bergerak dalam LCD TV dan sebagainya, Tri-Face, dan Digital Video Recorders (DVRs) atau teknologi yang digunakan untuk mengiklankan sesuatu tanpa menjeda program yang sedang ditayangkan.

Pada akhirnya, dengan menerapkan penyampaian informasi menggunakan teknologi-teknologi baru tersebut maka bidang PR dan periklanan pun akan semakin berkembang pesat. Tentunya hal ini akan berdampak pada banyak hal, seperti kepuasan konsumen, naiknya citra perusahaan, pemasaran yang lebih interaktif, dan masih banyak hal positif lainnya yang bisa didapat dengan diterapkannya berbagai teknologi mutakhir dalam bidang PR dan periklanan. Jadi, ada apa antara PR dan periklanan? Ya, ada teknologi yang menunjang keduanya untuk lebih dekat kepada khalayak dan konsumen.

Referensi: Straubhaar, Joseph & LaRose, Robert. 2004. Media Now: Communications Media in the Information Age. Belmont, CA: Wadsworth.

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan tulis opini atau komentarmu.