29 September 2011

Sikap BEM FISIP UI Terhadap Aksi 28 September 2011


Sikap BEM FISIP UI Terhadap Aksi 28 September 2011

Permasalahan tata kekola UI yang belum menggunakan asas good governance menjadi permasalahan utama di kampus ini. Berawal dari pemberian gelar DHC kepada Raja Saudi yang belum terkonfirmasi kejelasannya, sentralisasi keuangan, transparansi pembangunan perpustakaan baru, masalah klasik BOP-B, dan sebagainya. Melihat permasalahan yang luas ini, pada awalnya mahasiswa ingin berfokus dan proaktif pada isu kemahasiswaan, yakni transparansi sistem pembayaran, transparansi jalur masuk, dan tingkatkan pelayanan kemahasiswaan. Beberapa cara sudah dilakukan dari kajian filosofis sampai dengan kuesioner evaluasi.

Salah satu masalah penting sekarang yang menjadi penentu masa depan pendidikan di UI ialah pembentukan statuta UI. Rektor sudah membentuk tim transisi, sedangkan rektor belum mempunyai legitimasi hukum yang pasti. Hal ini yang menyebabkan mahasiswa harus ikut mengawalnya karena tidak lagi menginginkan adanya privatisasi di UI. Distrust dari mahasiswa kepada Rektor pun semakin tinggi karena hal ini.

Pada perkembangan dari isu ini, informasi terbaru yang bermunculan mengenai rektor, menyebabkan BEM UI mengadakan CEM (Chief Executive Meeting) dalam rangka membahas hal-hal tersebut. Dalam pertemuan itu Andreas Senjaya (MWA Unsur Mahasiswa) dan Maman Abdurrakhman (Ketua BEM UI) menjadi pihak yang menyampaikan informasi. Pada pertemuan tersebut, BEM UI merasa harus menambah fokusnya dan pada sisi lain mengubah sikapnya.

Dinamika ini membuat BEM UI mengubah sikapnya dengan menginginkan percepatan pergantian Rektor UI. Tuntutan dari BEM UI ini rencananya akan disampaikan pada aksi hari Rabu, 28 September 2011 di Salemba, di mana pada saat itu diadakan Rapat Paripurna MWA UI untuk meminta pertanggung jawaban Rektor UI. Sikap BEM UI ini pun telah disosialisasikan di FORMA UI pada hari Minggu, 25 September 2011 di Pusgiwa UI. Setelah terjadi dinamika di FORMA, sikap dari BEM FISIP UI ialah menyatakan perlu ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum menuju opsi percepatan pemilihan Rektor. Oleh karena itu, BEM FISIP UI menyatakan untuk tidak ikut aksi pada hari Rabu, 28 September 2011.

BEM FISIP UI melihat masa transisi sebelum RUU PT disahkan nanti sangat penting. Semua ini harus dilakukan dengan mengedepankan demokrasi substansial yang partisipatif dan transparan di UI dengan tidak menyerahkan tim transisi hanya dibentuk oleh sebagian golongan seperti Rektor atau MWA saja.  Hal ini disebabkan karena BEM FISIP UI menginginkan statuta UI nanti bebas dari segala bentuk komersialisasi pendidikan.

Oleh karena itu, BEM FISIP UI akan melakukan kajian mendalam terhadap situasi yang tengah terjadi, dan melakukan konsolidasi dengan organ intra dan ekstra untuk mendapatkan solusi terbaik.

Dipublikasikan oleh:








Contact Person:
Galih Ramadian: +62 818 910 752
Fauzan Al-Rasyid: +62 858 8551 2023

Facebook : facebook.com/bemfisipui. mahasiswa
Twitter : @BEMFISIPUI

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan tulis opini atau komentarmu.