Welcome to My World!

Welcome visitors! Please enjoy my site and I hope you can get many useful information. If you wish, you may contact me through Facebook, Twitter, or any other social media that I linked on the menu bar above. Thank you.

Die Poskarten

This is my another blog: Die Poskarten. This blog will show you all my postcards collection. If you want to swap a postcard, please don't hesitate to contact me from the menu bar above.

Bonjour à Tous !

"Bonjour à Tous !"is my Tumblr site. Please take a look on it and maybe you can find some funny contents that you will love. You can also follow me on Tumblr to get my updates on the site.

Please Do Not Copy

You are welcome to link to my site and use my resources in your classroom, but please respect my hardwork and do not copy my page or files and add them to your website. Thank you.

Russia Beyond the Headlines in Bahasa Indonesia

Russia Beyond the Headlines, your guide to Russia, a diverse and complex country cannot be understood in the context of stereotypes. Now available in Bahasa Indonesia!

15 Juni 2012

Kompas MuDA: Well Done!

Kompas, 15 Juni 2012, hlm. 45
Pagi ini, Jumat, 15 Juni 2012, akhirnya karya tim Kompas MuDA 81 terpublikasikan! Voilà! Hasil karya Muhammad Abdul Aziz, Luthfi Abdurrohim, Sevira Marsanti Utari, Durra Zaahira, Maysari Agika Putri, Zizi Aliesa, dan Juan Siva, siswa-siswi kelas X angkatan Poseidon SMA Negeri 81 Jakarta. Awalnya, ide menulis di Kompas MuDA ini "cuma" sekedar tantangan yang saya berikan untuk anak-anak yang tergabung dalam Program Pemuda Berprestasi (http://programpemudaberprestasi.org/). Saya mau tahu, apakah anak-anak ini mampu menyelesaikan tantangan ini. Tantangan ini saya berikan sekitar enam bulan lalu, tapi karena satu dan lain hal, tugas ini baru bisa terselesaikan di bulan Juni, dan tidak masalah. Ternyata? Jadi loh! Mereka menyelesaikan tugas ini dengan baik. Luar biasa!

Melalui tantangan Kompas MuDA ini, saya ingin memperkenalkan "dunia baru" kepada anak-anak ini. Saya ingin membagi "kesenangan" yang pernah saya alami sewaktu SMA dulu juga. Ya, saya dan teman-teman kelas XI IPS 2 pun pernah menulis di Kompas MuDA lima tahun lalu (29 April 2007), dan kami mendapat pengalaman dan banyak pengetahuan baru. Sangat menyenangkan. Oleh karena itu, saya men-challenge anak-anak ini untuk membuat sesuatu yang saya yakin tidak akan pernah mereka dapatkan di sekolah: menulis di koran. Tidak mudah menulis di surat kabar. Bahkan tidak banyak mahasiswa di jurusan saya (Jurnalisme) yang bisa memuat tulisannya di koran (yang merupakan bagian dari UAS salah satu mata kuliah). Apa yang anak-anak ini lakukan sangat membuat saya bangga. Ya, selamat ya teman-teman! Jangan lupa dipajang di mading sekolah kalian!

   Add Friend

13 Juni 2012

Mengembalikan Akun Twitter Suspended

Oke, menyambung artikel sebelumnya yang mengisahkan pengalaman pertama saya di-suspend oleh Twitter, berikut ini saya akan menjelaskan cara meng-unsuspend akun Twitter yang (terlanjur) ter-suspend. Memang, di-suspend oleh Twitter bukanlah pengalaman yang menyenangkan, tapi saya rasa hikmahnya adalah bahwa sebagai user, kita memang harus benar-benar paham betul dengan peraturan yang ada (di Twitter). Kejadian kemarin itu (akun ter-suspend) membuat saya jadi benar-benar membaca segala peraturan Twitter dan memang saya (dalam hati) merasa, "Oh, come on! Segitunya ya?" Tapi ya... lagi-lagi, kita sebagai user maka kita harus mematuhi rules yang ada. Kenapa bisa ter-suspend? Ada baiknya Anda juga membaca peraturan-peraturan Twitter di sini.

Oke, pertama ketika akun Anda ter-suspend untuk PERTAMA kalinya, jangan panik. Ingat, Anda tetap bisa sign in ke akun Anda, hanya saja, Anda tidak bisa men-tweet dan melihat followers dan orang-orang yang Anda follow. Sementara itu, timeline Anda masih tetap ada (utuh). Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena Anda hanya perlu melakukan beberapa langkah berikut ini untuk mengaktifkannya kembali. Pertama, ketika muncul notifikasi bahwa akun Anda ter-suspend, yang harus Anda lakukan adalah mengklik link "Suspended Accounts" seperti yang tertera pada gambar di bawah ini.
Klik gambar untuk memperbesar
Nah, setelah itu Anda akan diarahkan pada halaman "Your account has been suspended" dan Anda diminta untuk mengonfirmasi bahwa Anda tidak akan mengulagi perbuatan Anda. Kemudian Anda harus memasukkan kode konfirmasi dan mengklik tombol "Confirm". Setelah itu akun Anda pun akan kembali aktif. Mudah bukan?

Klik gambar untuk memperbesar
Masalah kemudian muncul jika Anda (sebagai manusia) khilaf dan akun Anda (terlanjur) ter-suspend untuk yang KEDUA kalinya. Padahal pada peryataan yang telah Anda konfirmasi saat suspension yang pertama, dengan mencentang dua box pernyataan artinya Anda menyetujui bahwa jika akun Anda (lagi-lagi) menyalahi aturan Twitter, akun Anda akan di-suspend secara permanen. Ya, saya pun sampai pada tahap kekhilafan yang kedua kali ini. Lantas, jika demikian, apa yang harus dilakukan? Apakah akun kita benar-benar di-suspend secara permanen? Untungnya tidak, karena di halaman depan (timeline) Twitter yang ter-suspend kedua kalinya ini statusnya masih "currently suspended", belum "permanently suspended". Nah, cuma caranya agak berbeda dengan cara di awal tadi. Pada tahap ini Anda harus menghubungi Twitter langsung. Pertama, tampilan halaman depan akun Anda akan tidak jauh berbeda pada saat ter-suspend pertama kali.

Klik gambar untuk memperbesar
Di halaman Anda tetap muncul notifikasi bahwa akun Anda ter-suspend. Anda tetap harus mengklik link "Suspended Accounts", hanya saja link tersebut tidak akan mengarahkan Anda ke halaman "Your account has been suspended". Anda akan dibawa ke halaman "My Account is Suspended". Kemudian yang harus Anda lakukan adalah mengklik link "Contact Support" seperti yang tertera pada gambar di bawah ini.

Klik gambar untuk memperbesar
Setelah itu Anda akan dibawa ke halaman "How can we help?" Kemudian yang harus Anda lakukan adalah mengklik link "Suspended account" seperti yang tertera pada gambar di bawah ini.

Klik gambar untuk memperbesar
Setelah itu, Anda akan diarahkan ke halaman "Report Problem". Di sini Anda diminta untuk menjelaskan masalah Anda. Anda isikan seluruh kolom isian mulai dari Subject, Desciption of problem, Full name, Twitter username, dan Email address. Untuk Phone number itu opsional, artinya boleh diisi, boleh juga tidak. Setelah itu Anda klik tombol "Submit" dan tunggu balasan dari Twitter di inbox email Anda. Oh iya, email yang ditulis haruslah email yang Anda gunakan sebagai email sign in di Twitter Anda. Atau, bisa juga Anda langsung mengarah ke alamat berikut: https://twitter.zendesk.com/requests/new hasilnya tetap akan mengarah pada halaman seperti gambar di bawah.

Klik gambar untuk memperbesar
Perlu diperhatikan bahwa sebaiknya Anda menuliskan isi "permohonan" Anda dalam bahasa Inggris. Tentunya itu akan semakin mempermudah dan mempercepat proses permohonan Anda. Tidak perlu khawatir jika balasan agak lama karena yang membalas email Anda adalah manusia asli, bukan robot penjawab pesan. Jadi, harap maklum jika agak lama. Beberapa referensi yang saya baca di dunia maya, lama balasan berkisar antara 2 3 hari, bahkan bisa juga seminggu. Namun, saya tampaknya cukup beruntung karena mendapat balasan hanya dalam kurun waktu 30 menit saja.

Anyway, saya mendapat beberapa pertanyaan terkait munculnya pesan: "There was an error preventing ticket submission. Please try again later." Jujur, saya belum pernah mengalami kejadian ini dan setelah saya coba search, ternyata cukup banyak orang yang pernah mendapatkan pesan seperti di atas. Namun, mungkin jika hal itu terjadi pada Anda, Anda bisa mencoba menuju Twitter Support pada alamat ini: https://support.twitter.com/forms/impersonation. Sebetulnya ini adalah cara yang hampir mirip, tapi siapa tahu bisa berguna. Ketika Anda mengklik alamat tersebut maka akan muncuk tampilan halaman seperti gambar di bawah ini:

Klik gambar untuk memperbesar
Namun, beberapa ada yang mengatakan bahwa pesan itu muncul karena "error" sementara dari Twitter. Beberapa orang lain juga mengatakan bahwa kemungkinan pesan itu muncul karena browser yang dipakai. Saya pribadi menggunakan Mozilla Firefox. Oke, kembali ke pembahasan. Jadi, setelah Anda mendapatkan email balasan, pastikan Anda segera membalas email tersebut dengan menyertakan segala persyaratan yang diminta. Persyaratan yang diminta di sini maksudnya adalah pernyataan tertulis bahwa kita sebagai user mengaku salah dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan tersebut. Sebagai contoh, ketika akun Twitter saya ter-suspend, saya menulis:
I am so sorry if I made many spam tweets and the impact is now my account is suspended. I am hereby apologize and hopefully my account could be reactivated soon. And I am hereby promise that I will never spamming again. I miss my account so much. I hope to hear the reply soon.
Agak konyol sih rasa-rasanya ketika menuliskan "I miss my account so much", tapi ya... siapa tahu dengan begitu Twitter bisa lebih "berperasaan". Ya, itu tadi, yang membalas email kita adalah staf Twitter, manusia juga, pasti punya perasaan juga. Nah, seperti yang saya ceritakan di atas, tidak lama setelah saya mengirim permohonan tersebut, Twitter membalas ke email saya, seperti gambar di bawah ini:

Klik gambar untuk memperbesar
Poin pentingnya adalah bahwa Twitter menginginkan saya menghentikan beberapa kemungkinan yang menyebabkan akun saya di-suspend, seperti menghentikan aplikasi pengirim DM otomatis, "beriklan" pada username tertentu, atau jika kita me-mention banyak orang secara manual; salah satu dari tiga poin itu harus dihentikan. Berikut ini adalah kutipan pesan balasan dari Twitter:
Before reinstating your account, we request: • If you are using tools to help you automatically message users, please stop. • If you've signed up for a service aimed at sending targeted @ replies, you'll need to discontinue use and change your password, so they're no longer able to access your account. • If you were messaging large numbers of users via @ reply manually, please don't continue to do so. Could you reply to this message to confirm that you'll cease any of the above behaviors? 
Kemudian, setelah kita mendapat email tersebut, kita harus segera membalasnya. Karena kalau tidak, permohonan kita akan dibaikan. Memang sebenarnya ada dua hal yang saya kurang mengerti dari email balasan Twitter ini, pertama, ada tulisan: ##- "Please type your reply above this line -##" Nah, ini saya kurang paham apa maksudnya. Line yang manakah yang dimaksud? Kemudian ada juga kalimat: "... please include all information in the body of your request. <b>Your request summary is:</b>" Membaca kalimat itu pun saya tidak benar-benar mengerti maksudnya apa? Tapi akhirnya saya me-reply dengan menempatkan balasan saya di bawah body email yang saya dapat dari Twitter.

Klik gambar untuk memperbesar
Yang saya tulis sebagai email balasan saya ke Twitter adalah:
I am hereby confirming and promise that I am, as a user, will not message large numbers of users via @ reply manually, I will not continue to do so. I am so sorry if I made many spam tweets and the impact is now my account is suspended. I am hereby promise that I will never spamming again and I will not message large numbers of users via @ reply manually.
Memang, karena masalah akun saya ter-suspend akibat "aksi" mention "brutal" saya dalam rangka mempromosikan salah satu kegiatan/acara yang sedang saya urus maka saya menuliskan "... will not message large numbers of users via @ reply manually." Namun, jika kasus Anda berbeda, Anda harus menuliskan apa yang akan Anda janjikan. Setelah itu, silakan tunggu balasan berikutnya dari Twitter. Lama balasan ini pun bervariasi, tapi saya cukup beruntung karena email saya dibalas hanya dalam waktu 20 jam saja. Isi balasannya adalah sebagai berikut:

Klik gambar untuk memperbesar
Email balasan kedua itu intinya adalah bahwa Twitter telah mengaktifkan kembali akun Twitter saya, tapi perlu dicamkan bahwa sekali lagi saya berbuat demikian maka akan mengakibatkan permanent suspension. Namun, untuk mengembalikan followers Anda akan dibutuhkan waktu sekitar 1 2 jam. Jadi, jika Anda mengalami hal serupa, semoga tulisan ini membantu, dan selamat mencoba! Good luck!

   Add Friend

Ketika Akun Twitter "Diskors"

Kemarin untuk pertama kalinya saya mengalami yang namanya akun Twitter ter-suspend. Memang bukan akun pribadi saya, tapi akun salah satu kepanitiaan yang juga saya urus. Mengapa sampai bisa ter-suspend? Ternyata karena saya aktif men-tweet yang sekaligus me-mention berbagi username dan menagajak mereka untuk membuka tiny URL yang mengarah pada situs acara yang sedang saya urus ini. Sebenarnya jika baru pertama kali ter-suspend, tidak begitu mengkhawatirkan karena Twitter menyediakan link yang mengarahkan user untuk mengonfirmasi bahwa si user tidak akan mengulangi "aksi" tweet yang tergolong spamming itu. Nah, masalahnya (pada saya), masalah ter-suspend ini adalah yang kedua kalinya. Oke, sebut saja: khilaf. Jadi, akun Twitter tersebut pun ter-suspend untuk yang kedua kalinya. Cukup panik, karena takutnya akan di-suspend secara permanen, tapi untungnya tidak karena masih tertulis: currently suspended.

Masalah berikutnya adalah, ketika saya ter-suspend untuk yang kedua kalinya ini, saya tidak bisa menemukan link dari Twitter yang mengarahkan saya untuk mengonfirmasi bahwa saya tidak akan mengulangi "aksi" spamming tweet, sebagaimana yang saya dapat saat account suspension yang pertama. Oke, di sini mulai panik. Bagaimana tidak panik, followers akun tersebut sudah cukup banyak. Sementara itu, orang-orang tidak akan bisa melihat profil akun yang ter-suspend. Saya pun semakin panik karena takutnya orang-orang yang mem-follow mengira bahwa akun yang mereka follow palsu dan uang pendaftaran yang telah mereka transfer dibawa kabur. Oke, itu pemikiran panik, jadi wajar.

Saya pun berusaha mencari jalan keluar, searching sana-sini, dan rata-rata orang-orang yang pernah ter-suspend sangat hopeless. Bahkan saya cari di Kaskus pun tidak ada yang benar-benar bisa memberikan jalan keluar. Akhirnya saya menemukan artikel di blog ini dan di blogdetik.com. Kedua tulisannya setidaknya cukup menenangkan karena masih ada harapan. Ternyata caranya cukup sederhana dan tidak terlalu sulit. Yang harus dilakukan adalah mengirim email permohonan ke Twitter agar akun yang ter-suspend diaktifkan kembali. Awalnya saya agak ragu karena saya pikir yang membalas email saya nanti hanyalah robot penjawab pesan, tapi ternyata bukan, yang menjawab memang manusia sungguhan. Mengetahui hal ini pun kekhawatiran saya semakin berkurang. Akhirnya, saya kirim email seperti yang disarankan dan Twitter pun membalas email saya. Pada email balasan tersebut, Twitter meminta saya untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan yang telah saya lakukan. Tentunya, saya lakukan apa yang diminta, saya pun me-reply email tersebut. Menurut berbagai referensi yang saya baca, Twitter yang ter-suspend bisa diaktifkan kembali sekitar 2 3 hari, bahkan bisa juga seminggu. Oke, mau gimana lagi? Terima nasib, silakan menunggu. Nah, tapi sangat mengejutkan karena hanya butuh sekitar 20 jam email balasan kedua dari Twitter masuk ke inbox saya. Twitter mengatakan bahwa akun saya sudah diaktifkan kembali. Wah! Super sekali! Oke, sejak saat itu, saya insyaf dan tidak akan mengulangi "aksi" spamming tweet lagi. Well, sebenarnya saya agak tidak setuju kalau itu dikatakan sebagai spamming tweet karena memang begitulah yang harusnya dilakukan dalam strategi publikasi, ah tapi ya sudah lah, daripada ter-suspend lagi. Karena jika ter-suspend untuk ketiga kalinya maka otomatis akun tersebut akan ter-suspend secara permanen. Lebih seram kan? Jadi, lebih baik mencegah.

Oke, ini sekedar cerita saya, tapi jika Anda mau tahu lebih detail mengenai cara mengaktifkan kemabali akun Twitter yang ter-suspend, silakan baca artikel berikutnya dengan mengklik di sini. Selamat mencoba!

11 Juni 2012

Tips & Trik, Sistem Penilaian SNMPTN, Penasaran?

Salah satu kunci menjalani kuliah dengan penuh semangat adalah memilih jurusan sesuai dengan minat yang kalian miliki. Bagi kalian para calon mahasiswa kebanggaan Indonesia yang tertarik di bidang ilmu sosial dan politik, tetapi masih bingung menentukan jurusan untuk kuliah nanti, inilah saatnya untuk bergabung dengan FISIP Summit 2012!

Ada apa saja di FISIP Summit? Salah satunya akan ada pembahasan mengenai tips dan trik SNMPTN. Pastinya pada penasaran dong sebenarnya SNMPTN itu 'makhluk' apa dan bagaimana untuk mengatasinya? Nah, begini temen-temen, sejak  awal tahun 2009, diberlakukan sistem penilaian baru dalam menyeleksi peserta SNMPTN, yaitu berupa sistem persentil. Pada aplikasinya, sistem penilaian ini sangat berbeda dari sistem penilaian pada SNMPTN tahun-tahun sebelumnya yang mengakumulasikan jumlah nilai dari mata pelajaran yang diujikan secara total atau biasa disebut dengan nilai mentah (raw score). Kini dalam SNMPTN diberlakukan sistem yang memberikan nilai per mata pelajaran yang diujikan secara terpisah.

Nah, dari penilaian secara terpisah tersebut nantinya akan diberikan peringkat dan peserta yang peringkat rata-ratanya besar di semua mata pelajaran yang diujikan berpeluang besar lolos, sedangkan dalam penilaian sebelum tahun 2009 peserta yang hanya mahir dalam salah satu mata pelajaran masih memiliki kemungkinan lolos tes masuk. Misalnya, saya sangat tidak mahir soal Matematika (ini fakta), tapi saya masih bisa "mem-back up" kekurangan saya ini dengan pelajaran lain yang cukup saya kuasai, seperti Bahasa Inggris, Sejarah, dan Ekonomi. Atau, si X misalnya, segitu hopeless-nya dengan Fisika, sehingga hampir tidak mengerjakan pelajaran Fisika sama sekali, tapi ternyata dia diterima di jurusan Teknik Industri UI; itu bisa terjadi.

Namun, sekarang kondisinya sudah berubah. Untuk bisa lolos tes masuk, peserta harus bisa mengerjakan semua mata pelajaran yang diujikan karena semua hasil tes akan diperiksa dan dinilai secara terpisah. Tujuan dari pemberlakukan sistem persentil adalah untuk menjaring para peserta SNMPTN yang memiliki kemampuan lebih komprehensif. Sebelumnya, banyak kasus peserta yang lolos dan diterima oleh satu jurusan di PTN justru tidak memiliki kemampuan yang mahir sesuai dengan jurusan yang dipilih.

Nah, terus apa yang bisa dilakukan atau langkah apa saja yang bisa kamu lakukan supaya enggak "salah langkah" dalam ujian SNMPTN? Pastinya kamu punya banyak pertanyaan kan soal SNMPTN dan soal penilaiannya? Di FISIP Summit, kamu akan dapat semua jawabannya termasuk "mitos-mitos" tentang passing grade suatu jurusan dan cara-cara mengerjakan soal SNMPTN. Tunggu apa lagi, ayo ikut FISIP Summit!

Kapan?
Sabtu, 30 Juni 2012

Di mana?
FISIP UI, Depok

Harga tiket?
- Reguler Rp 30.000,-
- Dengan UI Bike on Tour Rp 35.000,- (terbatas untuk 50 peserta)

Untuk melakukan registrasi, kalian cukup SMS dengan format seperti ini:

Nama<spasi>Asal Sekolah<spasi>Pilihan Jurusan 1, 2, 3<spasi>Ya UI BIKE/Tidak UI BIKE

Kelas atau jurusan yang bisa kalian pilih, antara lain:
- Ilmu Komunikasi
- Ilmu Politik
- Sosiologi
- Ilmu Administrasi
- Antropologi
- Kriminologi
- Hubungan Internasional
- Kesejahteraan Sosial

Kirim ke: 0878 8589 5320

Untuk informasi registrasi lebih lanjut, kamu bisa klik di sini. Oh ya, acara ini hanya terbatas untuk 500 orang peserta saja loh! Jadi, jangan sampai kamu kehabisan kuota ya! Dan kalau kamu sekarang masih kelas XI dan berpikir "belum saatnya" untuk ikut acara ini, jangan lupa, bulan Juli ini kamu akan jadi siswa kelas XII, dan waktu di kelas XII terlalu singkat untuk memikirkan soal masa depan yang harusnya bisa mulai kamu pikirkan sejak sekarang. Kamu yang akan segera jadi anak kelas XI pun enggak menutup kemungkinan untuk ikutan loh! Oke, jadi, ayo ikut FISIP Summit!

Info:
-----
Follow: @FISIPSummit2012
Ask: fisipsummitui.weebly.com

   Add Friend