25 Januari 2013

Media Exposure Theory

Media exposure atau terpaan media menurut Rosengren (1974), adalah penggunaan media terdiri dari jumlah waktu yang digunakan dalam berbagai media, jenis isi media, media yang dikonsumsi atau dengan media secara keseluruhan (Rakhmat, 2004, p.66).  Selain itu, terpaan media dapat diukur melalui frekuensi, durasi, dan atensi dari individu.

Setiap media memiliki efek atau dampak yang berbeda-beda. Menurut Amri Jhi dalam bukunya Komunikasi Massa dan Pembangunan Pedesaan di Negara-Negara Dunia Ketiga, ada tiga jenis dimensi efek komunikasi massa, yaitu kognitif, afektif, dan konatif.  Kognitif meliputi peningkatan kesadaran, belajar, dan tambahan pengetahuan. Efek afektif berhubungan dengan emosi, perasaan, dan sikap, sedangkan konatif berhubungan dengan perilaku dan niat untuk melakukan sesuatu menurut cara tertentu.

Terpaan media tidak hanya dapat diteliti dari apakah seseorang dekat dengan kehadiran media tersebut, tetapi juga soal keterbukaan orang tersebut terhadap pesan-pesan media tersebut. Terpaan media merupakan kegiatan mendengarkan, melihat, dan membaca pesan media massa ataupun mempunyai pengalaman dan perhatian terhadap pesan tersebut, yang dapat terjadi pada tingkat individu ataupun kelompok.

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan tulis opini atau komentarmu.