Welcome to My World!

Welcome visitors! Please enjoy my site and I hope you can get many useful information. If you wish, you may contact me through Facebook, Twitter, or any other social media that I linked on the menu bar above. Thank you.

Die Poskarten

This is my another blog: Die Poskarten. This blog will show you all my postcards collection. If you want to swap a postcard, please don't hesitate to contact me from the menu bar above.

Bonjour à Tous !

"Bonjour à Tous !"is my Tumblr site. Please take a look on it and maybe you can find some funny contents that you will love. You can also follow me on Tumblr to get my updates on the site.

Please Do Not Copy

You are welcome to link to my site and use my resources in your classroom, but please respect my hardwork and do not copy my page or files and add them to your website. Thank you.

Russia Beyond the Headlines in Bahasa Indonesia

Russia Beyond the Headlines, your guide to Russia, a diverse and complex country cannot be understood in the context of stereotypes. Now available in Bahasa Indonesia!

23 Februari 2013

Sedikit Catatan 2012

"Kamu kan fresh graduate, cari kerja itu susah. Sorry to say, fresh graduate S1 mau jadi apa? Sayang kamu melewatkan kesempatan ini."
Selamat datang di dunia nyata (yang kejam). Kata-kata itu mungkin tidak akan pernah saya lupakan selama hidup saya. Seseorang pernah berkata seperti pada saya ketika saya memutuskan untuk resign dari sebuah kegiatan management trainee (MT) salah satu perusahaan karena saya rasa saya tidak punya passion di bidang itu (tapi saya--saya rasa--tidak sengaja diterima di perusahaan itu). Ketika saya mau resign di hari ke-2, sang bos pun berkata demikian. FYI, kejadian itu terjadi bahkan jauh sebelum saya wisuda pada bulan Februari 2012. Well, saya memang hanya terdiam saat itu karena saya memang murni seorang fresh graduate yang bahkan belum diwisuda. Saya bisa menjanjikan apa? Tidak ada yang bilang bahwa mencari kerja itu mudah, sekalipun bagi seorang lulus UI yang katanya universitas terbaik di negeri ini. Semua bersaing untuk "hidup" di kota ini; kota Jakarta. Dan memang, saya tidak bisa berkata apa-apa untuk membantah kata-kata bos saya itu, tapi setidaknya saya masih punya sedikit gengsi di hati bahwa "gue anak UI, gue salah satu lulusan terbaik UI, gue harus PeDe". Iya, cuma itu. Cuma sedikit gengsi itu yang tetap membuat saya yakin bahwa saya harus mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion saya, yaitu sesuatu yang berhubungan dengan dunia media--sekalipun sebenarnya perusahaan tempat saya resign ini adalah perusahaan internasional.

Kejadian itu terjadi di awal tahun 2012--setahun yang lalu. Saya hanya seorang mahasiswa semester akhir yang baru saja selesai sidang Tugas Akhir (TA), bahkan belum menyandang gelar akademis di belakang nama saya. Namun, itulah salah satu kejadian ketika seseorang benar-benar meragukan saya (dan berusaha membuat saya down) tepat di depan muka saya. Saya kira orang ini cukup berhasil (pada mulanya), tapi untunglah saya punya harga diri, dan itu penting. Jangan pernah biarkan seseorang meragukan diri kita. Hidup ini kita yang menjalani. Orang mungkin bisa menilai dan berkata sesuatu (yang kurang enak) dan bahkan meragukan kita, tapi jangan pernah itu mempengaruhi kita. Kitalah yang paling mengenal diri kita sendiri dan oleh karena itu jangan biarkan orang lain mengatakan (pada kita) bahwa kita tidak bisa. Saya rasa itu adalah pelajaran yang amat beharga yang saya dapatkan di awal tahun lalu.

Lantas bagaimana? Well, saya buktikan, tepat seminggu setelah wisuda di bulan Februari, saya resmi menjadi orang "kantoran" di sebuah perusahaan media. Mungkin bukan "media banget" (saya bilang begitu) karena tempat saya bekerja ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang pay tv, tapi saya tetap senang dan saya belajar banyak di sini selama setahun ini. See, sedikit gengsi dalam hati, seperti "gue anak UI, gue salah satu lulusan terbaik UI, gue harus PeDe" ternyata memang menghasilkan sesuatu. Percaya atau tidak, pikiran positif akan menghasilkan hal-hal positif. Terkadang sesekali saya ingin berkata pada atasan saya dulu bahwa apa yang dia bilang itu salah (total). Namun, toh saya belum jadi orang sukses juga, jadi saya rasa perasaan itu harus saya simpan dalam-dalam dulu. Mungkin suatu hari nanti, kalau diperlukan, mungkin saya harus mengatakan hal itu. Well, setidaknya sampai tahap ini, saya telah membuktikan bahwa dia salah dan saya tetap survive sampai saat ini; itu yang penting.
"Don't ever let somebody tell you... You can't do something. Not even me. You got a dream... You gotta protect it. People can't do somethin' themselves, they wanna tell you that you can't do it. If you want somethin', go get it. Period. " (The Pursuit of Happyness, 2006)
Anyway, selain soal pekerjaan tadi, ada banyak hal luar biasa yang terjadi selama 2012 yang lalu. Memang, suasananya jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana saya masih menyandang status sebagai seorang pelajar. Tiap tahun adalah tahun penuh belajar. Namun, mulai 2012, saya benar-benar merasakan (untuk pertama kalinya) yang namanya "enggak belajar sama sekali setiap hati". Tapi sejujurnya, sekarang saya sangat merindukan masa-masa belajar. Percaya deh, jauh lebih enak belajar daripada kerja cari uang di kantor. Oke lah, di kantor kita akan digaji, artinya punya penghasilan, tapi ternyata tidak ada yang bisa menggantikan "nikmat" menjadi pelajar (dan juga belajar itu sendiri). Apakah saya seorang nerd? Oh, rasanya bukan. Saya juga pernah bolos kuliah, sesekali malas masuk kuliah (selama memang masih ada batas absensi), tapi sekarang saya baru sadar bahwa ternyata menjadi pelajar itu sebenarnya sangat menyenangkan. Terlepas dari segala macam tugas yang harus kita kerjakan, tapi ya... itulah "seninya". Ya, selama 2012, saya rindu "sekolah". Saya rasa ini menjadi motivasi saya untuk bisa melanjutkan studi lagi dan itu menjadi sebuah keharusan. Oh ya, sekarang saya jadi paham maksud dari dosen saya. Salah seorang dosen saya dulu pernah berkata bahwa "belajar itu candu". Meh, dulu saya (jujur) tertawa. Mana mungkin? Eh, tapi ternyata ada benarnya. Setelah saya lulus dan sudah merasakan "getirnya" menyambung hidup di kota ini, saya tentu akan lebih memilih untuk belajar (tapi kalau bisa tetap dapat pemasukan) daripada bekerja.

Oh ya, selama 2012 yang lalu, setidaknya saya belajar bahwa uang itu sangat beharga dan sangat sulit untuk mendapatkannya, setidaknya yang saya maksud adalah yang halal tentunya. Saya belajar bahwa bekerja itu sangat melelahkan walaupun pekerjaan itu hanya duduk di depan layar komputer selama hampir sembilan jam di ruangan ber-AC dan sangat nyaman. Parahnya lagi, seminggu pertama saya masuk kantor, saya sangat merasa lelah yang luar biasa. Padahal, kalau dipikir-pikir, di kantor itu jauh lebih enak daripada di kampus. Coba kalau di kampus, saya pergi dari rumah pukul 05.45 pagi hampir setiap hari. Selesai kuliah itu paling lama pukul 16.30, paling cepat pukul 13.30. Tapi toh saya tidak pernah jadi mahasiswa yang "kupu-kupu" (kuliah-pulang). Setelah jam kuliah selesai pasti masih ada pekerjaan organisasi yang saya kerjakan, bahkan tidak jarang baru sampai rumah pukul 22.00 atau bahkan lebih. Dan hebatnya lagi, besoknya saya harus kembali pergi pagi sebelum matahari terbit (dan kemungkinan pulang setelah matahari terbenam). Selama di kerja? Oh, sangat santai. Saya pergi tiap hari pukul 07.00 karena jam masuk kantor adalah pukul 09.00 dan (pasti) pulang pukul 18.00 dan tidak pernah ada jam lembur. Namun, ternyata saya jauh merasa lebih lelah berada di kantor daripada mengerjakan rutinitas harian di kampus. Jadi, lagi-lagi ini soal "doing something that you really love". Ketika kita sangat menyukai apa yang kita kerjakan maka kita tidak akan pernah merasa lelah. Ini bukan berarti saya tidak menyukai pekerjaan saya sekarang, hanya saja pasti feel-nya berbeda (jauh).

Di 2012 saya belajar bahwa sakit itu memang mahal maka bersyukurlah jika kita sedang sehat. Untuk pertama kalinya saya merasa panik ketika sakit sampai harus ke rumah sakit. Untungnya saya sudah bekerja, setidaknya tidak terlalu panik soal biaya rumah sakit. Apa jadinya kalau saya harus lulus empat tahun? Pastinya saya belum bekerja. Dapat uang dari mana? Awalnya saya sempat berpikir untuk lulus "normal" empat tahun, tapi ternyata jalan saya harus (segera) lulus 3,5 tahun dan langsung bekerja tanpa santai-santai dulu jadi pengangguran (job seeker) selama beberapa waktu. Saya tidak membayangkan apa yang harus saya lakukan saat sakit waktu itu jika belum bekerja karena saya bahkan harus berobat selama enam bulan penuh. Tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jadi, lain kali, jangan sakit karena sakit itu mahal. Sesekali bolehlah, tapi sakit yang biasa-biasa saja.

Namun, terlepas dari itu semua, saya tetap sangat bersyukur dengan segala hal yang terjadi selama 2012 (termasuk dengan terbantahkannya ramalan suku Maya). Meskipun sudah lulus dan tidak lagi "bermain" di kampus, tapi pekerjaan-pekerjaan sampingan, seperti menjadi pembicara, tetap berjalan dan bahkan selama 2012 lalu, ada lima kali saya diundang sebagai pembicara dan jumlah ini sama dengan di tahun 2011 ketika saya masih berstatus sebagai mahasiswa. Saya rasa ini sangat perlu saya syukuri mengingat saya bukan lagi mahasiswa, tapi masih tetap ada orang-orang yang "ingat" dan percaya pada saya untuk hal-hal seperti ini. Awalnya saya sempat ragu apakah dengan berakhirnya masa kuliah saya maka berbagai kerjaan-kerjaan sampingan yang biasa saya lakukan saat masih kuliah akan ikut usai? Namun, terjawab sudah bahwa ternyata tidak. Jadi, alhamdulillah.

Ya, begitulah, mulai dari Januari hingga Desember. Hari demi hari dilalui. Sidang TA, wisuda, "berpisah" dengan teman-teman di kampus, jadi job seeker, lamar sana-sini, ditegur atasan, mengecewakan orang, ada keberhasilan, ada kegagalan, dan semua hal yang terjadi selama tahun 2012 tidak pernah saya sesali. Tentunya ada suka dan duka. Namun, apa pun itu, kita pasti selalu bisa mengambil hikmahnya dan itulah yang terpenting. Tidak semua hal buruk itu buruk dan tidak semua hal baik itu (pasti) baik. Semua soal sudut pandang dan kembali pada diri kita untuk menyikapinya. Semua hal yang kita lalui pasti akan menjadi bagian dari pembelajaran bagi diri kita. Tahun 2012 sudah berlalu. Apa yang terjadi di tahun lalu telah otomatis menjadi catatan dalam sejarah hidup kita. Catatan itu ada yang baik dan ada juga yang kurang baik. Namun, biarlah. Memang kenapa kalau ada yang kurang baik? Selama kita bisa mengambil hikmah dari setiap catatan yang kita goreskan, tidak akan jadi soal. Kini saatnya menatap 2013 dengan mantap. Jadikan segala pengalaman di tahun 2012 sebagai modal untuk menghadapi tahun ini. Tentunya ini adalah sebagai pengingat bagi diri saya sendiri juga.
"Around here, however, we don't look backwards for very long. We keep moving forward, opening up new doors and doing new things, because we're curious... and curiosity keeps leading us down new paths." (Walt Disney)
Jadi, mari kita lihat hal luar biasa apa yang bisa saya lakukan di tahun ini. Satu hal yang penting: keep moving forward. Anyway, saya selalu suka kutipan Disney yang satu itu. Dan sewaktu saya kuliah dulu, seorang dosen tamu dari Microsoft pernah mengatakan bahwa kita harus menjadi orang yang "be what's next". Artinya, jadilah orang yang tidak pernah puas dengan pencapaian kita saat ini. Terus dan terus haus akan pencapaian yang lebih baik. Karena "good is never good enough", begitu kata seorang teman saya di kampus. Jadi, mari kita menjalani tahun 2013 ini dengan penuh percaya diri dan jangan pernah biarkan seorang pun menghalangi impian kita akan sesuatu sehingga membuat kita ragu apakah kita benar-benar bisa mewujudkannya. Who cares? Ini bukan soal terwujud atau tidak terwujud. Memang, kita semua tentu mau impian kita terwujud, tapi itu tentu harus sejalan dengan seberapa besar usaha kita untuk mewujudkannya. Impian itu membuat manusia tetap hidup dan terus berusaha. Orang-orang yang tidak punya mimpi (hopeless) adalah salah satu orang yang paling tidak bahagia di dunia ini. Nikmatilah setiap proses yang harus kita lewati demi menggapai impian itu. Oleh karena itu, jagalah mimpi kita, tidak peduli orang mau bilang apa tentang mimpi kita itu, tapi yang jelas kita wajib mempertahankannya.

15 Februari 2013

Catatan Perjalanan 2009 - 2011

Open Recruitment for the Committee of Grafity 2009
August 30, 2009
Biro Dana Usaha BEM FISIP UI 2009 dengan bangga mempersembahkan Grafity 2009 yang merupakan sebuah acara edukasi berbentuk latihan uji kompetensi (try out) yang bertujuan untuk memfasilitasi para siswa SMA dalam mempersiapkan diri menghadapi SNMPTN 2010, menjadikan tolak ukur kemampuan... (read more)

Grafity Mengalihkan Duniaku
November 4, 2009
Sebenarnya gw masih punya tugas kuliah yang harus segera diselesaikan, tapi ternyata gw lebih memilih untuk “curhat” kecil-kecilan tentang hidup gw beberapa minggu belakangan ini (jarang-jarang juga kan gw curhat di note gini, haha). Hmm… enaknya gw mulai dari mana ya? Ya, mungkin dari deskripsi umum... (read more)

2009: Tahun Perjuangan
December 17, 2009
Tahun 2009 ngga terasa udah hampir berakhir. Sekarang ini kita semua sedang berada di minggu-minggu terakhir tahun 2009. Wah, waktu kayaknya berjalan dengan sangat cepat. Ya, tapi satu hal yang akan gw ingat di tahun ini adalah bahwa tahun 2009 adalah tahun perjuangan. Di sini gw mau sedikit cerita tentang... (read more)

Open Recruitment BEM FISIP UI 2010: Negaramu MEMBUTUHKAN Kamu!
January 10, 2010
Negaramu MEMBUTUHKAN Kamu! Bagi kamu mahasiswa-mahasiswi program S1 FISIP UI (angkatan 2009, 2008, atau 2007), baik reguler maupun paralel, yang ingin ikut serta tergabung dalam kepengurusan BEM FISIP UI 2010, ini saat yang tepat untuk menunjukkan sekaligus membuktikan dirimu bahwa kamu siap... (read more)

Biro Dana Usaha BEM FISIP UI 2010: PROFIT
January 10, 2010
Biro Dana Usaha (Danus) adalah satu-satunya biro di BEM FISIP UI 2010. Biro Dana Usaha BEM FISIP UI 2010 bekerja dalam bidang keuangan dan berkoordinasi langsung dengan Bendahara Umum BEM FISIP UI 2010. Selain itu, Biro Dana Usaha juga (dapat dikatakan) sebagai “tulang punggung” BEM FISIP 2010 dalam hal keuangan... (read more)

Saya Hanya Tidak Bisa Diam
January 16, 2010
Hmm… oke, gimana ya mulainya? Oke, jadi gini, di awal tahun 2010 ini akhirnya gw memutuskan untuk tetap terjun dan berkecimpung dalam dunia BEM FISIP UI. Setelah merasakan menjadi staf Biro Dana Usaha (Danus) BEM FISIP UI 2009 dan sekaligus menjadi Project Officer Grafity 2009, gw akhirnya memutuskan... (read more)

A Lesson from a Gazelle and a Lion
February 10, 2010
Pada saat acara Pelatihan dan Pengembangan Diri (PPD) yang diadakan oleh BEM FISIP UI 2010 beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan begitu banyak pelajaran beharga pada acara tersebut, khususnya saat sesi seminar motivasi dan kepemimpinan. Pada sesi tersebut, ada satu hal yang menurut saya sangat... (read more)

It's My Life
February 28, 2010
Di tahun 2010 ini, ya, atau bisa dikatakan, di awal tahun ini, gw kembali mengisi kehidupan gw dengan berbagai macam aktifitas yang mungkin bagi beberapa teman gw udah sangat biasa melihat gw “yang katanya” sangat sibuk dan aktif. Penilaian sibuk atau aktif ini tentu dilihat dari tingkat mobilitas gw (minimal)... (read more)

Persembahan Biro Dana Usaha BEM FISIP UI 2010 untuk BEM FISIP UI
May 1, 2010
Biro Dana Usaha Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP UI 2010 dengan bangga mempersembahkan buku ini, Buku Panduan Keuangan dan Database Sponsorship, Media Partner BEM FISIP UI 2010 Jilid I, sebagai salah satu bentuk kontribusi nyata Biro Dana Usaha terhadap BEM FISIP UI sekaligus dalam menjalankan fungsi... (read more)

Buku Panduan Keuangan dan Database Sponsorship, Media Partner BEM FISIP UI 2010
May 1, 2010
Salah satu indikator yang menentukan profesional atau tidaknya sebuah organisasi dapat dilihat dari bagaimana organisasi tersebut mengatur dan mengelola keuangannya secara baik, benar, dan tepat. Mengapa demikian? Karena masalah keuangan adalah salah satu masalah yang paling krusial dalam suatu... (read more)

Kepala Biro Menyapa
August 12, 2010
Halo rekan-rekan Biro Dana Usaha BEM FISIP UI 2010! Hmm... faktanya adalah ternyata kita sudah bersama selama lebih kurang enam bulan loh! Waktu terus berjalan dan kita sudah banyak mengerjakan banyak hal bersama, mulai dari hal-hal yang waras sampai dengan yang ya... agak-agak ngga waras, haha, tapi saya... (read more)

Biro Dana Usaha BEM FISIP UI Tempatku Bernaung
December 28, 2010
"Di biro ini, Danus BEM FISIP UI, tidak akan ada yang meninggalkan dan ditinggalkan. Karena kita adalah satu keluarga, satu Danus BEM FISIP UI. Kita mulai ini bersama dan akan kita akhiri bersama; dengan kesuksesan yang manis tentunya." —Fauzan Al-Rasyid. Biro Dana Usaha BEM FISIP UI 2010 adalah suatu biro yang menjalankan... (read more)

Kenangan Kertas Harapan
January 31, 2011
Tanggal 6 Februari 2010 yang lalu, saat Rapat Kerja BEM FISIP UI 2010, saya menuliskan sedikit harapan untuk Biro Dana Usaha yang akan saya pimpin pada saat itu. Saya menuliskannya di secarik kertas kecil bewarna merah. Kertas ini, seperti yang dikatakan oleh teman-teman dari Bidang SDM, dinamakan "Kertas... (read more)

Deskripsi Bidang, Biro, dan Departemen di BEM FISIP UI 2011
February 3, 2011
Siap gabung dengan BEM FISIP UI 2011? Siap bepartisipasi dan berkontribusi untuk membangun FISIP UI, tapi bingung mau masuk di bidang, biro, atau departemen apa? Berikut ini adalah deskripsi singkat mengenai bidang, biro, dan departemen yang dibuka dalam Rekrutmen Terbuka BEM FISIP UI 2011... (read more)

Selamat Datang! Ayo Berani Masuk UI!
June 30, 2011
Selamat datang kawan, selamat datang pahlawan muda! Selamat datang di kampus rakyat, kampus perjuangan, kampus kebanggan negeri ini, UNIVERSITAS INDONESIA. Tentunya untuk bisa menembus persaingan yang sedemikian ketatnya tersebut tidak diraih dengan hanya keberuntungan saja, melainkan kerja keras, semangat, serta perjuangan yang... (read more)

Tentang Program S1 Paralel UI
August 01, 2011
Halo rekan-rekan mahasiswa baru UI 2011. Ini mungkin pertanyaan yang sering ditanyakan di forum-forum mahasiswa baru, khususnya di grup "Mahasiswa UI 2011 Chit-Chat" dan grup "SIMAK UI 2011" mengenai program S1 Paralel apakah dapat mengajukan BOP-B dan beasiswa? Jadi, memang untuk mahasiswa S1 Paralel harus membayar penuh... (read more)

PPA IKM FISIP UI 2011
August 04, 2011
Penerimaan dan Pembinaan Anggota Ikatan Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia 2011, atau disingkat PPA IKM FISIP UI 2011 adalah sarana bagi mahasiswa FISIP untuk mengenal seputar kehidupan kemahasiswaan di FISIP. Kegiatan ini berbeda dengan Pengenalan Sistem Akademik Fakultas (PSAF)... (read more)

Selamat Datang Laskar Makara Jingga
August 04, 2011
Selamat datang kawan, selamat datang pahlawan muda! Selamat datang di kampus rakyat, kampus perjuangan, kampus kebanggan negeri ini, UNIVERSITAS INDONESIA. Kalian adalah putra-putri TERBAIK bangsa Indonesia yang berhasil menempuh seleksi yang begitu ketat. Tentunya untuk bisa menembus persaingan yang sedemikian ketatnya... (read more)

UI dan Masalahnya, atau Masalah Kita?
September 09, 2011
Beberapa hari yang lalu, saya sempat membaca sebuah catatan kecil di Facebook dari seorang mahasiswi FISIP UI. Ya, di catatannya itu ia mempersoalkan mengenai polemik pemberitaan UI terkait Rektor Gumilar yang memberikan gelar Doktor Honoris Causa (DHC) kepada Raja Saudi. Dia menyesalkan salah satu pemberitaan di... (read more)

Mahasiswa UI Mogok Kuliah?
September 13, 2011
Senin kemarin, 12 September 2011, BEM FE UI menyerukan aksi mogok kuliah selama sepekan kepada seluruh mahasiswa UI. Seruan itu diserukan secara langsung oleh Ketua BEM FE UI Dzulfian di hadapan para mahasiswa, guru besar, dekan, dosen, dan segenap sivitas akademika UI, di Aula Fakultas Ilmu Komputer UI, Depok... (read more)

Polemik UI dan Pakan Hewan Rektor
September 13, 2011
Di hari pertama masuk kuliah, ada satu peristiwa penting dan menarik (bagi saya). Peristiwa ini khususnya terkait dengan suatu polemik yang sedang berkembang di UI. Gerakan "menentang" rektor terus digerakkan. Tidak hanya mahasiswa, tetapi juga dosen, guru-guru besar, dan pegawai juga turut mendukung dan ikut... (read more)

Menata Kembali Gerakan #saveUI
September 15, 2011
Akhir-akhir ini mata saya sering disibukkan oleh kata-kata provokasi seperti itu. Ya, ada masalah di kampus ini. Berita yang beredar menyatakan bahwa UI sedang dalam permasalahan internalnya. Hampir seluruh stakeholder mulai dari rektorat, dekanat sampai mahasiswa merasakan dampak dari permasahan... (read more)

HMIK di Mata Saya
September 26, 2011
Everyone has the right to freedom of opinion and expression; this right includes freedom to hold opinions without interference and to seek, receive and impart information and ideas through any media and regardless of frontiers. —Article 19, The Universal Declaration of Human Rights.... (read more)

Sikap BEM FISIP UI Terhadap Gerakan #saveUI
September 15, 2011
Belakangan ini kampus UI kita sedang mengalami situasi yang mengkhawatirkan. Kerangka besar tentang carut-marutnya tata kelola kelembagaan di UI menjadi wacana yang berkembang di kampus dan di media massa. Permasalahan tentang statuta UI yang tidak jelas, tidak adanya check and balances setelah MWA... (read more)

Sikap BEM FISIP UI Terhadap Aksi 28 September 2011
September 29, 2011
Permasalahan tata kekola UI yang belum menggunakan asas good governance menjadi permasalahan utama di kampus ini. Berawal dari pemberian gelar DHC kepada Raja Saudi yang belum terkonfirmasi kejelasannya, sentralisasi keuangan, transparansi pembangunan perpustakaan baru, masalah klasik BOP-B, dan... (read more)

Saya Tidak Diam
October 1, 2011
Musuh kebebasan pers ada di luar dan di dalam diri wartawan serta medianya. Membiarkan diri tak sanggup membicarakan kebenaran karena pertimbangan kedekatan dan hubungan baik, sama berbahayanya dengan membiarkan adanya regulasi yang membatasi kemerdekaan.... (read more)

Komentar-komentar Lucu
October 1, 2011
Saya rasa nama saya akhir-akhir ini sedang jadi pembicaraan super hangat di jurusan saya. Ini serius, bukan ke-Ge-Er-an. Bagaimana tidak, seorang Fauzan Al-Rasyid lagi-lagi "bikin onar". Ah, ya ampun, Fauzan, kok enggak kapok-kapok ya? Ah, biarlah, toh sebenarnya niat saya baik, tapi mungkin beberapa orang tidak mampu melihat sisi niat baik tersebut... (read more)

GRAFITY: Sesuatu Tentang Mimpi
November 11, 2011
Sebelum memulai isi tulisan, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan. Pertama, tulisan ini saya dedikasikan untuk seluruh panitia GRAFITY (Get Ready for FISIP UI Try Out) 2011 dan juga panitia-panitia GRAFITY pada masa-masa mendatang yang sedang bekerja keras menyiapkan acara besar ini. Kedua... (read more)

Tiga Tahun di BEM FISIP UI, Rasanya?
December 22, 2011
Bertepatan dengan berakhirnya acara FISIP Awards pada tanggal 21 Desember kemarin maka berakhir sudahlah seluruh program-program kerja BEM FISIP UI pada kepengurusan tahun 2011 ini. Rasanya? Sangat senang dan juga terharu. Namun, di sini saya tidak akan bicara banyak soal "perasaan" senang dan... (read more)

Mengapa Kantor Komunikasi?
December 26, 2011
"Jika kita melihat sebuah kekeliruan, jangan diam. Ubahlah dengan tanganmu. Jika kita mendengar sebuah kekeliruan, jangan diam. Serukan dengan suaramu. Jika kita merasakan sebuah kekeliruan, jangan diam. Ingkarilah dengan hatimu."—Muhammad Alvin Dwiana Qobulsyah, Departemen Kajian dan Aksi Strategis BEM... (read more)

05 Februari 2013

Teori Triangulasi Cinta dan Tipologi Hubungan Percintaan

Sternberg (1986; 1998) berteori tentang cinta dan elemen-elemen yang menyusunnya. Dalam teorinya yang terkenal dengan sebutan “The Triangular Theory of Love” Sternberg (1986) mengemukakan tiga elemen utama yang ada dalam cinta, yakni intimacy, passion, dan commitment. Elemen intimacy lebih banyak terkait dengan emosi dan afeksi seseorang. Kehangatan hubungan, kedekatan, dan keterikatan dua pihak yang berhubungan merupakan bagian dari elemen intimacy ini (Sternberg dan Barnes, 1988). Sementara passion ialah elemen motivasional yang berkaitan erat, misalnya, dengan  daya tarik fisik, daya tarik seksual, dan hal lain yang umumnya menggenerasi motivasi seseorang untuk melakukan hubungan (1988). Elemen ketiga, commitment, merupakan elemen kognitif yang ada dalam hubungan percintaan. Tiga elemen yang diutarakan Sternberg di atas digambarkan dalam segitiga sebagai berikut (Sternberg dan Barnes, 1988):


Dari pasangan-pasangan elemen di atas, Sternberg (1988) mengemukakan delapan tipologi cinta, antara lain:
  1. Nonlove: merupakan tipe cinta dalam mana elemen intimacy, passion, dan commitment tidak hadir sama sekali.
  2. Liking: tipe cinta di mana hanya elemen intimacy saja yang ada dalam hubungan. Umumnya, tipe cinta seperti ini ditemukan dalam hubungan pertemanan. Hubungan serupa kental dengan kehangatan, kedekatan, dan pengalaman emosional positif, tanpa dibarengi dengan komitmen untuk menjalin hubungan serius.
  3. Infatuation: jika liking hanya memiliki elemen intimacy, tipe hubungan percintaan infatuation mengandung elemen passion yang tinggi tanpa adanya komitmen dan keintiman hubungan. Kondisi seperti ini lazimnya ditemukan pada orang-orang yang jatuh cinta pada pandangan pertama.
  4. Empty love: tipe cinta ini hadir manakala hanya elemen commitment saja yang hadir. Dapat dibayangkan, hubungan cinta tanpa intimacy dan passion, tentu yang dibicarakan hanya keadaan kognitif hubungan (baca: komitmen). Hubungan semacam ini mengandung banyak kekosongan suasana emosional dan afektif.
  5. Romantic love: bila elemen intimacy dan passion hadir dalam taraf yang tinggi pada suatu hubungan, maka romantic love-lah yang muncul.
  6. Companionate love: berbeda dengan empty love yang melulu membicarakan komitmen, companiate love menghapus kehambaran dan ketiadaan hubungan yang dekat. Pada tipe hubungan cinta ini, elemen intimacy berpadu dengan commitment yang kuat. Hasilnya adalah hubungan jangka panjang yang stabil dan berkomitmen.
  7. Fatuous love: hampir mirip dengan companionate love, namun hubungan cinta fatuous love tidak mementingkan kedekatan. Yang lebih digarisbawahi adalah motivasi, daya tarik fisik, daya tarik seksual, dan sebagainya. Tipe ini hadir ketika elemen passion dan commitment eksis dalam suatu hubungan percintaan.
  8. Consummate love: di saat semua elemen cinta hadir, maka consummate love-lah yang muncul. Tipe hubungan yang seperti inilah yang dikejar oleh semua pasangan.

   Add Friend