12 Oktober 2014

Ask.fm: Semua Bisa Jadi Selebritas

Media sosial yang satu ini sepertinya udah tidak perlu diragukan lagi kepopularitasannya di kalangan remaja-remaja Indonesia masa kini. Popularnya Ask.fm di Indonesia seakan semakin membuktikan bahwa orang Indonesia memang punya rasa ingin tahu yang begitu besar (atau kita sebut saja, kepo) dan secara bersamaan sangat senang ditanya.

Menurut saya, fenomena tanya-jawab di Ask.fm ini punya dampak yang besar bagi remaja Indonesia sekaligus menarik untuk diperhatikan. Tadinya, saya merasa sudah cukup dengan banyaknya akun media sosial yang saya miliki. Namun, karena sampai saat ini hidup saya masih bersinggungan dengan anak-anak SMA, memiliki akun Ask.fm menjadi relevan dan sangat diperlukan. Dalam hal ini, yang saya maksud dengan "diperlukan" adalah bahwa dengan memiliki akun Ask.fm, saya bisa mengetahui apa saja yang sedang menjadi tren di kalangan remaja-remaja ini. Ini adalah hal yang penting karena selain saya bisa lebih memahami apa yang sedang nge-tren, saya mendapatkan gambaran mengenai pola pikir dan perilaku remaja masa kini.

Sebetulnya, bagi orang-orang Komunikasi (baik mahasiswa maupun sarjana Komunikasi, baik akademisi maupun praktisi), media sosial adalah suatu hal yang kini tidak bisa lepas dari perhatian ilmu multidisiplin ini. Dalam konteks dunia remaja, misalnya, kita sangat bisa melihat bagaimana arah perilaku dan model komunikasi remaja saat ini dari media-media sosial yang popular di kalangan mereka. Mempelajari dan "terjun" ke dalam media sosial yang dianggap hits bagi remaja seharusnya menjadi hal penting baik bagi para pemerhati pendidikan maupun bagi mereka yang sering berinteraksi dengan remaja.

Di sini, saya akan memaparkan hal-hal apa saja yang saya amati terjadi di Ask.fm. Tentunya ini merupakan pengamatan yang tidak lepas dari unsur subyektifitas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan secara akademis. Jadi, saya sangat tidak menyarankan tulisan ini dijadikan sebagai referensi. Namun demikian, saya pikir topik mengenai Ask.fm ini sangat menarik untuk dijadikan topik penelitian dalam bidang ilmu komunikasi.

Semua orang bisa bertanya apapun tanpa harus merasa malu

Ini betul. Semua orang, siapa pun, bisa bertanya kepada orang dari belahan bumi mana pun tanpa harus merasa malu atau minder dengan pertanyaannya karena di Ask.fm kita bisa bertanya tanpa menunjukkan identitas kita (anonim).



Alhasil, segala hal pun ditanya. Mulai dari pertanyaan yang paling penting sampai yang paling tidak penting ada di Ask.fm. Mulai dari curhat yang kadang ini lebih menyerupai pernyataan (statement) daripada pertanyaan (question), sampai gambar-gambar dengan pesan motivasi di dalamnya, bisa ditemukan di Ask.fm. Jangan sedih, soal Bekasi pun sangat popular di media sosial ini dan beberapa kali membuat ricuh, seperti ini misalnya:

Jawabanmu tidak harus menjawab pertanyaan

Saya melihat begitu banyak jawaban-jawaban yang aneh-aneh, yang sangat jauh dari apa yang seharusnya menjadi jawaban pertanyaan. Di Ask.fm, kamu bisa tanya apa pun dan jawab sesuka kamu. Jawaban kamu bisa jadi berupa gambar-gambar lucu, gambar-gambar yang memotivasi, gambar-gambar meme "true story", atau gambar-gambar apa pun sekalipun itu enggak nyambung. Tapi, siapa yang peduli? Kalau si penanya tidak puas dengan jawaban dari yang ditanya, dia bisa bertanya lagi, dan itu gratis.


Biasanya, jawaban-jawaban aneh bin nyeleneh justru mendapat reaksi positif dari audience (mendapat banyak likes).

Beberapa orang sangat terkenal di Ask.fm sehingga mereka harus membuat daftar FAQ

Faktanya, kamu tidak perlu jadi artis yang tampil di layar televisi untuk bisa merasakan hidup bak artis terkenal yang kerap kehidupan pribadinya sangat ingin diketahui orang banyak sampai si artis ini merasa lelah menjawab. Terima kasih pada Ask.fm karena semua orang bisa (merasa) jadi selebritas. Well, mungkin enggak semua, karena biasanya yang terkenal di Ask.fm (dan sampai harus membuat Frequently Asked Questions/FAQ) itu adalah:
  1. cewek-cewek cantik nan lucu
  2. cewek-cewek cantik nan lucu yang sekolah atau kuliah di luar negeri
  3. cewek-cewek cantik nan lucu yang sekolah atau kuliah di luar negeri dan kebetulan punya pacar bule
  4. cewek-cewek cantik nan lucu yang punya kehidupan asmara yang bikin merasa, "Aaaaaaw..."
  5. cewek-cewek cantik nan lucu yang gaul
  6. cewek-cewek cantik nan lucu yang kuliah di Fakultas Kedokteran
  7. cewek-cewek cantik nan lucu yang jadi ibu muda (ini serius, ada lumayan banyak)
  8. cowok-cowok gaul nan cool
Ya, perbandingan antara ketenaran cewek dan cowok di Ask.fm ini menurut saya agak jauh, tapi sepengamatan saya memang lebih banyak remaja perempuan yang sampai harus membuat daftar FAQ di profilnya dibandingkan dengan remaja laki-laki.

Bagi orang-orang ini, mungkin agak jenuh kalau harus ditanya hal-hal yang "itu lagi, itu lagi" sehingga membuat daftar FAQ sangatlah penting.

Semua bisa curhat dan minta saran pada siapa pun

Ya, kamu bisa curhat atau mengeluarkan segala perasaan yang dirasa tidak enak di dalam hati pada orang-orang yang kamu suka (like atau adore) tanpa sungkan. Kamu juga bisa konsultasi atau tanya pendapat sekalipun jelas orang yang kamu tany belum tentu seorang pakar, tapi, hello, kita enggak perlu terlalu serus dalam hal ini. Bertanyalah! Selagi bertanya itu gratis dan tidak dilarang, dan itulah guna media sosial yang satu ini: bertanya. Jadi, manfaatkan sebaik-baiknya.

Karena bebas bertanya, beberapa orang benar-benar ingin memuaskan rasa ingin tahunya

Saya menemukan ada banyak pertanyaan-pertanyaan super kepo dari para anonim khususnya ke tipe cewek-cewek cantik nan lucu tadi, hal-hal yang sebetulnya kalau di zaman dulu ini termasuk pertanyaan yang pasti efeknya bisa mendapatkan cap lima jari di pipi (baca: tamparan), tapi kalau sekarang mungkin ini termasuk hal "lucu-lucuan", karena buktinya tetap dijawab juga. Jadi, saya pikir ini agak "errr..." tapi tetap dijawab. Mungkin karena ini di dunia maya, jadi ada anggapan semacam, "Ya udah lah ya." Pertanyaan-pertanyaan ini sebetulnya cukup vulgar, tapi karena situs ini dibuat untuk bertanya, ya... tentunya banyak orang yang memanfaatkan hal ini dengan baik untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Dan beberapa orang perempuan (saya pikir) ada semacam tantangan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan "nakal" dari para anonimus di Ask.fm. Satu lagi hal menarik untuk menjadi topik skripsi/penelitian/karya tulis. You're welcome.



Sekarang, kita mungkin bisa sedikit menarik kesimpulan kenapa Ask.fm sangat popular di kalangan remaja saat ini. Dengan adanya media sosial ini, pembatas keingin tahuan para remaja-remaja ini tentang seseorang yang selama ini terbatas menjadi terbuka lebar.

Kabar baiknya, mereka sama sekali tidak perlu malu untuk bertanya, mereka bisa menjadi diri mereka sendiri ketika bertanya, dan mereka bisa menanyakan hal-hal yang mungkin tidak akan pernah bisa mereka tanyakan dalam kehidupan nyata pada seseorang.

Bagi si pemberi jawaban, hal tanya-jawab ini tentunya sangat menyenangkan karena mereka bisa merasakan betapa orang-orang sangat ingin tahu tentang diri mereka. Sebetulnya, adalah suatu hal yang wajar ketika orang merasa senang karena banyak yang ingin mengetahui mengenai dirinya, orang-orang suka berbagi mengenai keadaan dirinya. Inilah alasan dibuatnya media-media sosial. Orang-orang suka bersosialisasi, orang-orang suka berbagi.

Lantas, apakah selesai sampai situ? Tentunya tidak. Apa yang saya lihat (dan perhatikan) di Ask.fm membuat saya berpikir bahwa pola pikir dan tren perilaku di kalangan remaja Indonesia saat ini bergeser ke arah kalau boleh jujur, agak mengkhawatirkan. Ini bukan sekedar hal-hal galau atau romantis yang di-post di media sosial ini, tapi bagaimana beberapa orang yang sangat populer di Ask.fm bisa mempengaruhi pola pikir dan tren perilaku followers mereka. Beberapa hal memang ada yang positif, seperti motivasi hidup, supaya move on bagi yang galau, tapi tidak sedikit yang memberikan "asupan-asupan" gaya hidup yang menurut saya kurang pantas.


Ini masalah. Mungkin orang-orang akan berpikir, "Come on... don't be too serius." Well, I am. Karena ini memang serius. Keterbukaan informasi atas hal-hal yang dulu dianggap aib atau tabu atau kurang sopan, sekarang dianggap sebagai suatu hal yang wajar. Orang-orang bersikap permisif akan hal-hal semacam ini dan justru memberikan penghargaan pada mereka yang menceritakan hal-hal "tabu" ini di ranah publik dunia maya karena dianggap bahwa orang ini punya harga diri yang tinggi (high self-esteem). Dari keterbukaan arus informasi yang seperti ini, tentunya berakibat pada bergesernya pandangan remaja dalam berbagai hal dalam kehidupan.

Indonesia adalah negara yang punya penetrasi media sosial sangat besar di dunia dan ini adalah hal serius ketika sudah bicara soal perubahan tren perilaku remaja akibat media sosial. Hal-hal seperti ini harusnya menjadi perhatian para ahli di luar sana, orang-orang yang memang berkecimpung di dunia pendidikan. Saya sangat menyarankan guru-guru harus punya akun media sosial seperti Ask.fm agar mereka tahu, agar mereka "terbuka" matanya apa yang sebenarnya terjadi di luar sana dan mereka tahu harus berbuat apa.

"No judge" dan 1.500 likes. Silakan diartikan sendiri.
Semua orang sekarang bisa memakai topeng, dan mereka memakainya dengan baik. Ini terjadi di sekolah-sekolah. Terkadang, perilaku seorang anak terlihat baik di sekolah, tapi dia juga punya "kehidupan lain" di dunia maya dan itu bisa jadi bertolak belakang dengan sikap kesehariannya di sekolah, di dunia nyata.

Namun, sekali lagi, ini semua adalah pengamatan saya yang tidak terlepas dari subyektifitas. Silakan ditanggapi, silakan dikritisi. Gunakanlah media sosial dengan bijak.

Catatan: PAP adalah singkatan dari post a picture. Jika ada seseorang bertanya "pap" sesuatu di Ask.fm, maksudnya si penanya mau dijawab dengan sebuah gambar, apapun, tergantung apa yang diminta.

Artikel ini juga dipublikasikan di Selasar.com.

   Add Friend

5 komentar :

Salah satu yamg membuat cewek2 cantik nan lucu itu banyak peminatnya di ask fm krn mrk pny banyai cewek2 lain yang memantau gerak gerik mereka, seperti pcr barunya mantan mereka, adek kelas yang pernah mereka labrak, dll haha. Nah hatters ini nih yg sgt diuntungkan untuk kebutuhan keponya.

Ya, selain itu sebenernya sih emang ada banyak aja faktor yang bikin orang mau follow mereka, si cewek-cewek cantik nan lucu ini, karena (menurut gue) beberapa faktor, kayak: foto profil mereka yang bikin orang pengen tau atau super kepo sama mereka, atau ya... track record jawaban-jawaban mereka yang emang bikin pengen nanya lagi, dan lagi, hahaha!

hei.. glad you wrote about this. baru 2 hari ini mengamati bbrp akun remaja di ask.fm, dan merasa kayaknya ngehits banget ask.fm ini di kalangan remaja indonesia. yg saya amati itu remaja2 yg alim sih.. baru taru ternyata ada yg bahaya jg ya :| fenomena ini menarik sih buat diteliti.

senang bisa terkapar di blog anda. saya kebetulan lagi ngerjain proposal skripsi tentang praktik cyberbullying di ask fm. Lagi cari referensi, eh nemu blog ini. Nice post. Mungkin anda ada referensi akun-akun ask fm yang sering jadi wadah cyberbullying? Mind to tell me di belladilah@hotmail.com thankyou!

Posting Komentar

Silakan tulis opini atau komentarmu.