12 Juni 2015

Ketika Tuhan Menciptakanmu, Dia Menciptakan dengan Sangat Sempurna

Jika Anda cukup aktif di dunia maya, tentu hari Kamis kemarin Anda sempat melihat konten kuis lelucon berjudul "Ketika Tuhan Menciptakan Saya..." dari situs Vonvon yang cukup viral tersebar di media sosial. Saya pun pertama kali melihat konten kuis ini kemarin siang di Path, dan dalam beberapa jam hasil kuis ini terpampang tak hanya di Path, tetapi juga di laman news feed Facebook saya.

Ketika saya melihat seorang teman di Path menyebarkan hasil kuis yang telah ia ikuti ini, saat itu pula saya merasa ada yang "salah" di sini. Namun, saat itu saya hanya mengabaikannya begitu saja. Saat itu saya pikir karena kebetulan yang pertama kali membagikan hasil kuis tersebut adalah seorang teman yang bergama non-Islam, jadi saya tak ambil pusing, hanya sekedar, "Oh, oke."

Beberapa jam kemudian, timeline Path saya cukup "diramaikan" dengan hasil kuis ini. Di malam hari, news feed Facebook saya pun semakin ramai dengan orang-orang yang membagikan dan berkomentar lucu mengenai hasil yang mereka dapat.

Ketika Tuhan Menciptakan Saya...Apa yang Ia taruh?Ambil tes: http://id.vonvon.me/quiz/41
Posted by Vonvon Indonesia on Wednesday, June 10, 2015


Sejak saat itu, saya pikir bahwa memang benar-benar ada yang salah di sini. Pertama, saya tidak bermaksud menyebarkan kebencian atau bersikap (seolah-olah) terlalu fanatik, atau kuno. Saya pribadi tak menganggap diri saya sebagai pribadi yang sangat religius atau sangat paham dengan agama yang saya anut. Saya masih "biasa-biasa" saja. Namun, dalam hal ini, konten yang menjadi viral seketika di dunia maya ini langsung mengusik perhatian saya, khususnya sebagai seorang yang masih beragama dan percaya pada kesucian Tuhan.

"Mengolok" Ciptaan Tuhan

Kuis itu pada dasarnya adalah sebuah lelucon. Cantumkan nama Anda dan hasil kuis akan menjelaskan campuran "adonan" yang Tuhan buat saat mengolah kita. Dua adonan pertama mungkin cukup bagus, tapi adonan terakhir yang menjadi "kunci" kelucuan kuis ini. Namun, sekali lagi, apakah kita pantas membuat lelucon mengenai Tuhan? Saya pikir, lelucon yang satu ini agak melewati batas. Saya tidak bicara soal Islam saja, tapi untuk seluruh agama yang percaya bahwa Tuhan Maha Sempurna, dan karena itu sangatlah tidak pantas untuk membuat lelucon terhadap hasil ciptaan Tuhan (baca: kita).

Secara khusus, bagi pemeluk agama Islam, saya pikir sangatlah tidak pantas jika kita "ikut-ikutan" dalam kuis ini, apalagi sampai membagi-bagikan hasil kuis yang didapat. Alasannya saya pikir cukup sederhana. Dalam Islam, jelas kita tidak boleh menggambarkan wujud Allah. Saya pikir semua orang Muslim tahu betul hal ini dan saya rasa kita tak perlu menjelaskan alasannya. Namun, dengan "ikut-ikutan" kuis ini, saya pikir (bagi seorang Muslim) secara tidak langsung ia telah memposisikan dirinya bahwa Tuhan (Allah) seperti yang ada di gambar itu. Sekali lagi, saya bukan ahli agama, tapi saya punya persepsi bahwa jika seorang Muslim mencoba kuis tersebut apalagi sampai membagikannya di dunia maya, dia secara tidak langsung "setuju" bahwa begitulah rupa Allah.

Silakan anggap saya kuno, old-fashioned, konservatif, atau apapun itu namanya, tapi saya pikir hal ini benar-benar berbahaya. Saya merasa bahwa apa yang dibuat oleh sang pembuat kuis tersebut justru lebih parah daripada penghinaan terhadap agama. Kuis ini jelas menghina Sang Pencipta, dan banyak orang yang justru senang telah berkontribusi dalam "membagi-bagikan" hinaan terhadap-Nya.

Apakah itu pantas? Sekali lagi, saya pikir ini tak hanya berlaku bagi umat Islam. Kenapa manusia begitu tega mengolok-olok terhadap penciptaan dirinya sendiri dan Penciptanya? Ini sangat konyol. Tidakkah manusia sadar bahwa betapa kita kini sangat mudah mengolok-olok, bahkan tingkat mengolok ini sampai pada level yang sangat ekstrem: mengolok Tuhan.

Saya tak akan menyisipkan kutipan-kutipan ayat di sini karena saya bukan ahlinya dan tulisan ini bukan hanya untuk umat Islam. Saya harap, kita, sebagai manusia, bisa lebih memilih-milih konten apa saja yang baik dan tidak baik. Bagi yang memeluk agama Islam (dan tentunya ini juga pengingat kepada diri saya sendiri) semoga tidak mudah "menyepelekan" hal-hal yang remeh. Memang, sifat manusia adalah salah, tapi jangan kita jadikan "to err is human" sebagai suatu pembenaran. Tuhan menganugerahkan kita akan pikiran agar dapat digunakan sebaik mungkin.

Kebebasan Berekspresi?

Saya percaya bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Oleh karena itu, mengolok hasil ciptaan-Nya berarti (jelas) mengolok yang menciptakan, dan jelas, itu bukanlah lelucon. Itu adalah penghinaan.

Tuhan Maha Suci. Sangat tidak pantas bagi manusia untuk mengolok ciptaan-Nya, apapun itu tujuannya, bahkan jika sekedar untuk "lelucon". Berhati-hatilah. Saya percaya bahwa seluruh pemeluk agama yang percaya pada kesucian Tuhan, seharusnya marah pada kuis-kuis semacam ini. Kuis ini tidak seharusnya dipublikasikan. Stop bicara (atau mengaitkan hal ini) soal kebebasan berekspresi. Saya tahu apa itu kebebasan berekspresi, saya menjunjung kebebasan berekspresi, saya tahu referensi yang tepat soal kebebasan berekspresi, tapi kebebasan itu tidak boleh absolut. Bagaimana kalau saya bilang, "Freedom of expression tends to corrupt, absolute freedom of expression corrupt absolutely," apakah Anda setuju?

Seperti yang saya katakan, saya termasuk orang yang menjunjung kebebasan berekspresi. Namun, saya pun percaya bahwa kebebasan itu tetap harus bertanggung jawab dan memang masih berjalan dalam koridor yang semestinya. Ada hal-hal yang membatasi kebebasan berekspresi seseorang.

Tentang Vonvon

Situs Vonvon (http://vonvon.me) saat ini sedang naik daun. Vonvon dikunjungi oleh sekitar 59.832 unique visitors dan setidaknya sebanyak 248.899 halaman dikunjungi setiap harinya. Menurut Alexa Traffic Rank, Vonvon menempati peringkat nomor 10.834 di dunia dan sebanyak 0,013 persen dari pengguna internet di dunia mengunjungi situs ini.

Situs asal Korea Selatan ini hadir dalam beberapa edisi, salah satunya adalah edisi bahasa Indonesia. Di situs edisi indonesia inilah (http://id.vonvon.me) kuis ini beserta kuis-kuis lainnya bisa Anda temukan untuk mengisi waktu luang Anda. Setidaknya, ada lebih dari 30-an kuis yang bisa Anda coba.

Hampir seluruh konten yang dipublikasikan Vonvon adalah konten-konten yang sifatnya menghibur. Namun, satu kuis yang dipublikasikan oleh Vonvon Indonesia (saya belum cek apakah edisi lainnya juga memublikasikan konten kusi yang serupa) ini, saya pikir di luar batas toleransi. Saya tidak mau bicara soal agenda tersembunyi atau konspirasi, atau yang kata orang-orang sebagai "ilmu cocoklogi", tapi apa yang dipublikasikan oleh Vonvon Indonesia (terkait kuis "Ketika Tuhan Menciptakan Saya...") jelas telah mengolok-olok Tuhan.

Kepada seluruh pengguna internet, khususnya tentu saja di Indonesia, saya harap kita bisa lebih cermat dan sekaligus bijak dalam membagi-bagikan konten di media sosial. Selain itu, kita juga harus lebih kritis dan jeli dalam menanggapi hal apa saja yang menjadi viral. Tidak semua hal yang viral di dunia maya selalu bagus dan layak untuk dibagikan. Di sinilah, saya pikir, kita semua harus menjadi orang-orang yang lebih melek media, terutama di internet.


Updates


Saya baru tahu bahwa kuis ini juga disebarkan melalui akun LINE QUIZ. Saya baru saja memperhatikan isi pesan yang disebarkan oleh akun ini karena biasanya saya terlalu malas untuk mengecek pesan-pesan broadcast semacam ini. Ternyata kemarin siang, akun LINE QUIZ juga menyebarkan link 'tautan' kuis "Ketika Tuhan Menciptakan Saya..."

Artikel ini juga dipublikasikan di Selasar.com.

   Add Friend

3 komentar :

Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

APAKAH ANDA MEMBUTUHKAN PINJAMAN JIKA YA BERLAKU SEKARANG.

LUIS CARLOS FINANCE Perusahaan terbatas pada modal saham. Kami menawarkan pinjaman dan jasa keuangan dari segala jenis. Pinjaman kami bervariasi dari bisnis hingga pinjaman pribadi atau kondisi jangka panjang atau jangka pendek dengan tingkat suku bunga yang baik (2%). Proses pinjaman kami sangat cepat dan terpercaya dengan jaminan. Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan kami, kunjungi kami di email kami; (luiscarlosfinance@outlook.com) beri tahu kami jumlah pinjaman yang Anda butuhkan dan inginkan durasi pinjaman. Kami berharap bisa mendengar kabar dari Anda. Anda bisa mengirim pesan ke alamat email di bawah ini. Luiscarlosfinance@outlook.com

CATATAN: semua email harus diteruskan ke: luiscarlosfinance@outlook.com

Posting Komentar

Silakan tulis opini atau komentarmu.